Berita Kriminal
WASPADA Kini Beredar Narkoba Bentuk Keripik Pisang dan 'Happy Water', Harganya Mahal 'Kita Curiga'
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ungkap kasus peredaran narkoba dengan modus baru berbentuk keripik pisang dan happy water
Editor: Nafis Abdulhakim
TRIBUNTRENDS.COM - Tak henti-hentinya pihak Badan Reserse Kriminal Polri untuk memberantas narkoba di Indonesia.
Kini Barekrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba dengan modus baru.
Polisi menemukan adanya narkoba berbentuk keripik pisang dan 'happy water'.
Baca juga: Bantah Tuduhan Kasus Dugaan Narkoba, G-Dragon Posting Ini di IG, Tapi Langsung Dihapus Tidak Benar
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ungkap kasus peredaran narkoba dengan modus baru.
Modusnya adalah dengan mencampurkan bahan-bahan narkoba pada keripik pisang dan berbentuk cairan dengan nama Happy Water.

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada menjelaskan terbongkarnya penjualan keripik pisang mengandung narkoba dan Happy Water ini bermula pada pengungkapan di Cimanggis.
"Hasil operasi siber ada penjualan narkoba dalam bentuk happy water dan keripik pisang, harganya juga cukup tinggi tidak masuk akal.
Dengan itu kita curiga, kita lakukan tracing dan pemantauan terhadap akun yang menjual tersebut," ucap Wahyu, ditemui di Baturetno, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (3/11/2023).
Ia mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan selama 1 bulan, pada tanggal 2 November dilakukan penangkapan di Cimanggis, Depok dengan barang bukti keripik pisang dan Happy Water.
"Dilakukan pengembangan kembali Bareskrim dan Polda DIY dan TKP lainnya. Yaitu Kaliaking Magelang, Potorono, dan juga Banguntapan," kata dia.
Dari kasus tersebut, pihaknya mengamankan 3 orang tersangka yang ada di Depok.
Mereka adalah pemilik akun, pemilik rekening, dan petugas yang menjual.
Lalu di Kaliangkrik Magelang, polisi menangkap 2 orang yang memproduksi kripik pisang.
Baca juga: LINTASI Perbatasan Lewat Jalan Tikus, 2 Orang Asal Malaysia Ditangkap, Bawa Narkoba Ada Alat Hisap

Sementara 2 orang lainnya yang ditangkap di Potorono juga memproduksi kripik pisang dan Happy Water.
Sementara satu orang lainnya ditangkap di Banguntapan.
Sumber: Kompas.com
Tampang Suami di Bengkulu Utara yang Tikam Istri Pakai Tombak, Puluhan Tahun Lalu Pernah Dipasung |
![]() |
---|
Gara-gara Sidik Jari di HP, Suami di Jeneponto Cemburu Buta Nekat Tikam Istri di Jeneponto |
![]() |
---|
Pasutri di Gresik Kompak Curi Motor Meski Sudah Pisah Ranjang, Tertangkap saat COD |
![]() |
---|
Tampang Suami Tega Bunuh Istri di Dompu NTB Sebab Malu Banyak Utang, Sempat Senyum sebelum Diperiksa |
![]() |
---|
Kesaksian Tetangga Istri di Dompu yang Dibunuh Suami, Baru Lahiran 10 Hari Lalu: Kenapa Begitu Tega |
![]() |
---|