TOPIK
Berita Kriminal
-
Misteri pembunuhan anak politisi PKS Maman Suherman, kriminolog duga pelaku ingin melihat lawannya hancur dengan menyakiti orang yang disayang.
-
Tragisnya kematian mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Zahra Dilla (20), dibunuh Bripda Seili, sempat berhubungan badan.
-
Keberadaan ART yang bekerja di rumah politisi PKS, pulang 20 menit sebelum anak Maman Suherman ditemukan.
-
Sebelum tewas dibunuh, MAHM anak politisi PKS Maman Suherman sempat ke Bandung bersama keluarga, jadi kenangan terakhir.
-
Kondisi Maman Suherman setelah kepergian sang anak dibongkar rekannya, CCTV rumah mati, masih tunggu hasil penyidikan.
-
MAHM, putra dari Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Banten, Haji Maman Suherman, tewas dibunuh, 3 temuan soal orang dalam bisa jadi petunjuk.
-
Keinginan terakhir anak politisi PKS Maman Suherman dibongkar guru, tak pernah terwujud, barang-barang di loker sekolah ungkap sisi religiusnya.
-
Satu minggu bergulir, polisi belum juga menangkap pelaku pembunuh MAHM anak Maman Suherman, Susno Duadji ajari pakai cara-cara ini.
-
MAHM anak politisi PKS Maman Suherman ditemukan tewas di rumahnya di Cilegon, ditemukan banyak kejanggalan terkait pembunuhan terhadap MAHM.
-
Mencoba tegar melihat kondisi sang anak yang penuh luka tusukan, Maman Suherman menggendong MAHM hingga bajunya ikut berlumuran darah.
-
Susno Duadji mengutarakan analisanya terkait pembunuhan anak politisi PKS, Maman Suherman, sebut bukan pembunuhan biasa, ini alasannya.
-
Seorang remaja laki-laki di Medan nekat menghabisi nyawa sang ayah karena kesal ibu selalu jadi sasaran, korban merupakan dosen USU.
-
Polisi masih menyelidiki pembunuhan terhadap MAMH (9) anak politisi PKS. Maman Suherman belum lama ini memecat 4 orang pegawainya.
-
Luka-luka di tangan kakak pelaku sisakan teka-teki, padahal sang adik akui telah bunuh ibunya, si sulung justru santai bareng ayah di cafe.
-
Pakar Psikolog Forensik Reza Indragiri tanggapi kasus tewasnya anak politisi PKS dibunuh di rumahnya di Cilegon, dua petunjuk bisa bongkar pelaku.
-
Kenangan terakhir MAHM anak politisi PKS sebelum dibunuh, loker merah di sekolah saksi bisu.
-
Kasus pembunuhan terhadap bocah 9 tahun anak politisi PKS di Cilegon disebut ada kejanggalan, diduga perampokan tapi tak ada barang hilang.
-
Bripda AS tega habisi nyawa mahasiswi UMM berinisial FAN yang merupakan adik iparnya, ia juga merekayasa seolah FAN tewas karena menjadi korban begal.
-
Faradila Amalia Najwa (21), mahasiswi UMM meninggal dunia secara tragis, dibunuh kakak ipar yang seorang polisi, ini permasalahannya.
-
Inilah tampang Haryono pria di Bengkulu Utara yang tikam istri pakai tombak karena merajuk. Dulu pernah dipasung keluarga.
-
Suami di Jeneponto Sulawesi Selatan tega tikam istri hingga tewas gara-gara sidik jari di HP untuk password.
-
Kisah pasutri di Gresik yang kompak curi motor meski sudah pisah ranjang. Ajak korban bakar daging kurban. Tertangkap saat COD.
-
Inilah tampang suami yang tega bunuh istri di Dompu NTB karena malu istri banyak utang. Sempat senyum sebelum diperiksa polisi.
-
Kesaksian tetangga istri di Dompu NTB yang dibunuh suami sendiri. Padahal baru 10 hari lalu melahirkan, tetangga sampai tak habis pikir.
-
Wadison Pasaribu, suami di Serang, Banten tega habisi sang istri Petry Sihombing karena ingin nikah lagi dengan pacarnya yang dari Lebak.
-
Terungkap pekerjaan Wadison Pasaribu, suami yang bunuh istri di Serang Banten. Dikenal baik meski sibuk oleh tetangga. Katanya jarang ada di rumah.
-
Terungkap siasat licik Wadison Pasaribu, suami di Serang yang bunuh istri. Rekayasa perampokan hingga akting nangis untuk alibi.
-
Wadison Pasaribu, pria di Serang akting nangis kehilangan Petry Sihombing, padahal dirinya yang membunuh sang istri.
-
Kakak beradik di Purwakarta ketahuan curi domba subuh hari jelang Idul Adha pakai Avanza. Aksi gagal karena suara gaduh.
-
Karyawati bank di Jambi tega bobol 25 rekening nasabah yang sudah percaya padanya untuk judi online. Terungkap kerugian capai Rp7,1 M.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved
ip-172-31-6-136