Breaking News:

Berita Kriminal

Narkoba Keripik Pisang Beredar, Ternyata Diproduksi di Magelang dan Bantul, 426 Bungkus Diamankan

Bareskrim Polri membongkar peredaran gelap narkotika dari rumah produksi keripik pisang di Magelang, Jawa Tengah.

Tribunnews/Dok.Polisi
Barang bukti keripik pisang mengandung narkoba yang diamankan Bareskrim Polri dari 8 pelaku di 4 lokasi berbeda, yakni di Cimanggis, Depok; Magelang, Jawa Tengah dan di Bantul, Yogyakarta (dua lokasi). 

TRIBUNTRENDS.COM - Kini beredar narkoba berbentuk keripik pisang yang beredar luas di Indonesia.

Ternyata narkoba tersebut diproduksi Bantul.

Setelah ditelusuri polisi, narkoba dengan kemasan alumunium foil itu juga diproduksi di Magelang.

Baca juga: WASPADA Kini Beredar Narkoba Bentuk Keripik Pisang dan Happy Water, Harganya Mahal Kita Curiga

Bareskrim Polri membongkar peredaran gelap narkotika dari rumah produksi keripik pisang di Magelang, Jawa Tengah.

Selain di Magelang, produksi narkoba keripik pisang juga dilakukan di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

DOKUMENTASI/Barang bukti kripik pisang Narkoba yang disita aparat kepolisian
DOKUMENTASI/Barang bukti kripik pisang Narkoba yang disita aparat kepolisian (HUMAS Polres Kabupaten Magelang)

Pengungkapan ini berawal dari patroli siber yang dilakukan di media sosial (medsos).

Kapolres Magelang AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, selama satu bulan tim penyidik dari Bareskrim Polri melakukan penyelidikan di medsos.

Setelah itu Bareskrim polisi melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pengiriman barang yang dilakukan di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata rumah produksi keripik pisang narkoba juga berada di Kabupaten Magelang.

"Dari Bareskrim yg nangkep kita hanya bantu pengamanan aja," kata AKBP Ruruh Wicaksono saat dihubungi pada Sabtu (4/11/2023).

Selain di Magelang dan Depok, tambah Kapolres, polisi juga mengerebek rumah di Potorono, dan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti Happy Water dan narkoba keripik pisang

"Polisi berhasil mengamankan 426 bungkus keripik pisang berbagai ukuran dan 2.022 botol happy water dan masih ada 10 kilogram bahan baku narkobanya," jelas AKBP Ruruh Wicaksono.

Baca juga: Bantah Tuduhan Kasus Dugaan Narkoba, G-Dragon Posting Ini di IG, Tapi Langsung Dihapus Tidak Benar

Kabareskrim Polri saat jumpa pers ungkap kasus peredaran narkoba jenis baru di dusun Pelem Kidul, Baturetno, Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (3/11/2023)
Kabareskrim Polri saat jumpa pers ungkap kasus peredaran narkoba jenis baru di dusun Pelem Kidul, Baturetno, Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (3/11/2023) (KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO)

Dalam penggerebekan di Magelang, kata AKBP Ruruh, polisi menangkap produsen keripik pisang Narkoba.

"Selanjutnya kita tangkap dua orang di Kaliakrik, Magelang, keduanya produsen keripik pisang," kata Kapolres.

WASPADA Kini Beredar Narkoba Bentuk Keripik Pisang dan 'Happy Water', Harganya Mahal 'Kita Curiga'

Tak henti-hentinya pihak Badan Reserse Kriminal Polri untuk memberantas narkoba di Indonesia.

Kini Barekrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba dengan modus baru.

Polisi menemukan adanya narkoba berbentuk keripik pisang dan 'happy water'.

Baca juga: Bantah Tuduhan Kasus Dugaan Narkoba, G-Dragon Posting Ini di IG, Tapi Langsung Dihapus Tidak Benar

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ungkap kasus peredaran narkoba dengan modus baru.

Modusnya adalah dengan mencampurkan bahan-bahan narkoba pada keripik pisang dan berbentuk cairan dengan nama Happy Water.

Kabareskrim Polri saat jumpa pers ungkap kasus peredaran narkoba jenis baru di dusun Pelem Kidul, Baturetno, Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (3/11/2023)
Kabareskrim Polri saat jumpa pers ungkap kasus peredaran narkoba jenis baru di dusun Pelem Kidul, Baturetno, Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (3/11/2023) (KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO)

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada menjelaskan terbongkarnya penjualan keripik pisang mengandung narkoba dan Happy Water ini bermula pada pengungkapan di Cimanggis.

"Hasil operasi siber ada penjualan narkoba dalam bentuk happy water dan keripik pisang, harganya juga cukup tinggi tidak masuk akal.

Dengan itu kita curiga, kita lakukan tracing dan pemantauan terhadap akun yang menjual tersebut," ucap Wahyu, ditemui di Baturetno, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (3/11/2023).

Ia mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan selama 1 bulan, pada tanggal 2 November dilakukan penangkapan di Cimanggis, Depok dengan barang bukti keripik pisang dan Happy Water.

"Dilakukan pengembangan kembali Bareskrim dan Polda DIY dan TKP lainnya. Yaitu Kaliaking Magelang, Potorono, dan juga Banguntapan," kata dia.

Dari kasus tersebut, pihaknya mengamankan 3 orang tersangka yang ada di Depok.

Mereka adalah pemilik akun, pemilik rekening, dan petugas yang menjual.

Lalu di Kaliangkrik Magelang, polisi menangkap 2 orang yang memproduksi kripik pisang.

Baca juga: LINTASI Perbatasan Lewat Jalan Tikus, 2 Orang Asal Malaysia Ditangkap, Bawa Narkoba Ada Alat Hisap

Barang bukti keripik pisang mengandung narkoba yang diamankan Bareskrim Polri dari 8 pelaku di 4 lokasi berbeda, yakni di Cimanggis, Depok; Magelang, Jawa Tengah dan di Bantul, Yogyakarta (dua lokasi).
Barang bukti keripik pisang mengandung narkoba yang diamankan Bareskrim Polri dari 8 pelaku di 4 lokasi berbeda, yakni di Cimanggis, Depok; Magelang, Jawa Tengah dan di Bantul, Yogyakarta (dua lokasi). (Tribunnews/Dok.Polisi)

Sementara 2 orang lainnya yang ditangkap di Potorono juga memproduksi kripik pisang dan Happy Water. 

Sementara satu orang lainnya ditangkap di Banguntapan.

"8 orang total yang kita tangkap, ada yang berperan pemilik rekening, pengambil hasil produksi, pemasaran, produksi, dan juga distributor," jelas dia.

Saat ini Kabareskrim masih mengejar beberapa orang yang saat ini sudah dimasukkan pada daftar pencarian orang (DPO)

"Para pelaku sudah mendirikan pembuatan narkoba ini sekitar 1 bulan, dan dipasarkan melalui media sosial.

Dalam produksi tidak langsung dijual tetapi ada proses percobaan ada yang berhasil dan ada yang gagal," jelas dia.

Diolah dari artikel Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari inikeripik pisangMagelangnarkoba
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved