Breaking News:

Berita Kriminal

GERAM Dimaki dan Ditantang, Karyawan Toko di Kupang Tikam Seorang Pemuda, Korban Derita Luka Robek

karyawan Indomaret Nefonaek di Kupang, NTT nekat menikam seorang pemdua menggunakan pisau cutter

Warta Kota
Ilustrasi penusukan. Karyawan Indomaret Nefonaek di Kupang, NTT nekat menikam seorang pemdua menggunakan pisau cutter 

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pemuda jadi korban penikaman yang dilakukan karyawan toko di Kupang.

Pelaku nekat menyayat tubuh korban hingga menderita beberapa luka.

Diduga pelaku nekat menganiaya pemuda tersebut karena tersulut emosi usai dimaki dan ditantang berkelahi.

Baca juga: DIDUGA Tikam Adik Ipar, Pria di Sikka Kini Ditangkap, Sempat Kabur dan Cekcok dengan Istri

DDR alias Devan, karyawan Indomaret Nefonaek, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menikam seorang pria bernama Christo Febryan Belleh, menggunakan pisau cutter.

Akibatnya, Christo mengalami sejumlah luka serius di bagian tubuhnya.

Ilustrasi penikaman
Ilustrasi penikaman (Tribunpekanbaru.com)

"Kejadiannya berlangsung di depan Toko Indomaret di Kelurahan Nefonaek, kemarin," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kelapa Lima Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jemy O Noke, kepada Kompas.com, Sabtu (2/12/2023).

Pelaku, lanjut Jemy, merupakan rekan kerja Fadilah (pacar korban) di toko Indomaret.

Jemy menuturkan, kejadian tersebut bermula ketika Devan melihat Fadilah yang juga rekan kerjanya sedang menerima telepon dari korban.

Pelaku lalu meminta Fadilah mematikan handphone sehingga gawai itu bisa dipakai untuk memutar lagu.

Perkataan pelaku itu didengar korban yang kemudian menanyakannya. Setelah itu, pelaku minta korban datang ke Indomaret.

Selang beberapa saat, korban datang dan memaki-maki pelaku dari luar toko.

"Namun saat itu pelaku tidak merespons karena sedang melayani konsumen," kata dia.

Selanjutnya pada Jumat (1/12/2023) sekitar pukul 21.00 Wita, korban dan Fadilah datang ke Indomaret Nefonaek. Fadilah hendak absen kerja.

Saat itu pelaku sementara duduk di depan Indomaret Nefonaek.

Ketika bertemu pelaku, korban langsung memaki-maki dan mengajak berkelahi.

"Pelaku yang emosi kemudian masuk ke dalam toko Indomaret dan mengambil pisau cutter yang berada di bawah meja kasir," ujar Jemy.

Pelaku keluar dari dalam toko. Namun di depan pintu toko, korban langsung memukul pelaku di bagian kepala.

Pelaku yang sementara memegang pisau cutter langsung mengayunkan ke arah korban dan mengenai tubuh korban.

Baca juga: Lompat Jendela, Polisi Ringkus Pembesuk Tikam Pasien di RS Magelang, Sempat Berontak, Diduga ODGJ

Ilustrasi penusukan
Ilustrasi penusukan (Tribun Timur)

"Korban pun mengalami luka robek pada dada sebelah kiri, luka robek pada tangan kanan dan kiri bagian dalam, dan luka robek pada bagian kepala," katanya.

Kasus ini kemudian dilaporkan kerabat korban, Hilda Riski Belleh (29) ke Polsek Kelapa Lima dengan laporan polisi nomor LP/B/251/XI/2023/Sektor Kelapa Lima.

Polisi mengamankan pelaku yang kemudian diperiksa anggota Reskrim Polsek Kelapa Lima.

"Kasusnya masih diproses dan perkembangannya akan disampaikan,"imbuhnya.

DIDUGA Tikam Adik Ipar, Pria di Sikka Kini Ditangkap, Sempat Kabur dan Cekcok dengan Istri

Seorang pria di Sikka ditangkap polisi karena diduga telah menikam adik iparnya.

Pelaku juga sempat kabur sebelum ditangkap polisi.

Akibat dari penikaman tersebut, korban terkapar bersimbah darah.

Baca juga: Lompat Jendela, Polisi Ringkus Pembesuk Tikam Pasien di RS Magelang, Sempat Berontak, Diduga ODGJ

SL (31), terduga pelaku penikaman adik ipar, SAM (18), akhirnya ditangkap aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). SL sempat melarikan diri setelah menikam korban dengan sebilah pisau.

Kapolsek Kewapante Iptu Alexander Suban mengatakan, pelaku ditangkap di lokasi pesta yang beralamat di Napungseda, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Ilustrasi penusukan
Ilustrasi penusukan (Warta Kota)

"Sudah ditangkap, sekarang sudah diamankan di Polsek Kewapante," ujar Alexander saat dihubungi, Senin (13/10/2023).

Alexander mengungkapkan, SL ditangkap setelah aparat menerima informasi dari warga.

Dari pengaku istrinya, pelaku sering berpindah-pindah tempat. Ia juga sering bergaul dengan para penjual ikan di Geliting.

Tim kemudian bergerak menuju Geliting dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di tempat pesta di Napunseda.

"Aparat kemudian begerak ke TKP untuk mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolsek Kewapante," bebernya.

Alexander menambahkan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP.

Baca juga: Tiba-tiba Pulang Minta Maaf, Paginya Firmansyah Tikam Adik di Bekasi hingga Tewas: Mau Salat Dhuha

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)

Sebelumnya diberitakan, SL (31) diduga menikam adik iparnya, SAM (18), di Bolawolon, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Minggu (12/11/2023).

Kejadian berawal ketika pelaku cekcok dengan istrinya. Pelaku juga merusak barang yang ada di rumah mereka.

Lalu, istri pelaku menghubungi adiknya SAM agar datang ke rumah. Ia meminta untuk menenangkan SL yang sedang emosi.

Setibanya di rumah, korban malah ribut dengan SAM. Keduanya saling menarik tangan. Tiba-tiba pelaku menikam korban dengan sebilah pisau hingga terjatuh bersimbah darah.

Tiba-tiba Pulang Minta Maaf, Paginya Firmansyah Tikam Adik di Bekasi hingga Tewas: Mau Salat Dhuha

Entah apa yang terjadi pada Firmansyan dan adiknya di Bekasi.

Saat adik selesai wudhu dan hendak salat dhuha, sang kakak tiba-tiba menikamnya hingga tewas.

Bagaimana kabar lengkapnya?

Polisi masih mendalami motif Firmansyah (36), tega menusuk adiknya sendiri bernama Dewi Prastika (25) hingga tewas.

Hal ini dikatakan Kapolsek Cikarang Utara Kompol Samsono, pihaknya sejauh ini masih memeriksa sejumlah saksi termasuk terduga pelaku.

"Terduga pelaku sudah kita amankan di polsek, kami masih dalami melalui penyelidikan motif dan tujuan penganiayaan terhadap adik kandungnya sendiri," kata Samsono, Jumat (20/10/2023).

Baca juga: GERAM Ibu di Probolinggo Diancam, Anak Nekat Tikam Tetangga, Korban Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri

Polisi tengah mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan seorang kakak, Firmansyah (36), terhadap adiknya, Dewi Prastika (25) di Kampung Pilar, RT 01 RW 01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kamis (19/10/2023).
Polisi tengah mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan seorang kakak, Firmansyah (36), terhadap adiknya, Dewi Prastika (25) di Kampung Pilar, RT 01 RW 01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kamis (19/10/2023). (Kolase TribunJakarta.com/Tribun Bekasi)

Pelaku sehari-hari bekerja serabutan, dia cukup jarang pulang ke rumah orang tuanya yang beralamat di Kampung Pilar, RT 01 RW 01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Kadang-kadang saja pulang seminggu dua kali, dia sehari-hari bekerja serabutan," jelas Samsono.

Hubungan Firmansyah dengan adiknya selama ini baik-baik saja, hal itu berdasarkan keterangan orang tuanya.

Samsono melanjutkan, Firmansyah pada malam sebelum kejadian pulang ke rumah dan meminta maaf tanpa alasan yang jelas.

"Dia datang pulang ke rumah untuk berniat meminta maaf kepada orang tuanya dan mengakui kesalahannya," terang Samsono.

Sebelumnya diberitakan, Dewi Prastika (25) tewas ditikam kakaknya sendiri saat hendak melaksanakan salat dhuha pada Kamis (19/10/2023).

Korban saat itu baru selesai berwudhu, tiba-tiba dihampiri kakaknya dengan membawa sebilah pisau dapur.

Pelaku langsung menikam, korban mengalami luka di bagian dada dan perut.

Dia sempat dibawa ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Korban itu mau melangsungkan salat dhuha, baru selesai berwudhu langsung dianiyaya kakaknya hingga tewas," ucap Samsono.*)

Diolah dari artikel Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari iniKupangpemuda
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved