Breaking News:

Berita Kriminal

Niat Hati Tagih Utang, Pria di Muara Enim Malah Nyaris Ditampar, Sakit Hati Akhirnya Tikam Korban

Iin Wensi (42) warga Muara Enim nekat membunuh tetangganya, dia sakit hati karena nyaris ditampar saat tagih utang.

Editor: jonisetiawan
Kolase Tribun Trends/Dok. Polres Muara Enim
Iin Wensi (42) warga Desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim bunuh tetangganya, sakit hati karena nyaris ditampar saat tagih utang. 

TRIBUNTRENDS.COM - Kesal nyaris ditampar saat menagih hutang, pria ini nekat bunuh tetangganya pakai senjata tajam.

Pelaku adalah Iin Wensi (42) warga Desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.

Kini telah diamankan pihak kepolisian usai membunuh tetangganya sendiri.

Sebelumnya, tindakan pelaku yang membunuh tetangga sendiri Musfa Alias Epot bermula ketika korban marah ditagih utang hasil penjualan kayu.

Bukan mendapat uang, pelaku malah nyaris ditampar oleh korban.

Baca juga: Kamu Kok Tega? Pilu Kades, Tukang Tahu Bunuh & Rampok Mantan Pacarnya, Pelaku Santai: Saya Butuh!

Iin Wensi (42) warga Muara Enim, ditangkap polisi karena membunuh tetangganya.
Iin Wensi (42) warga Desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, ditangkap polisi karena membunuh tetangganya.

"Dari pengakuan pelaku motifnya adalah menagih uang hasil penjualan kayu yang sudah sekitar 1 bulan namun belum dibayar.

Namun pada saat ditagih korban malah mau menampar pelaku, sehingga pelaku langsung menusukkan pisau yang sudah dibawanya," ujar Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi, Minggu (16/7/2023).

Lanjut dikatakan, kejadian tersebut berawal saat pelaku menagih uang hasil penjualan kayu yang sekitar satu bulan yang belum juga dibayar korban.

Lalu pelaku mendatangi rumah korban pada hari Senin (10/7/2023) sekitar pukul 19.00 WIB.

Ketika pelaku menagih, korban diduga tidak senang dan berniat akan menamparnya.

Melihat hal tersebut, pelaku yang sebelumnya telah membawa pisau tanpa pikir panjang langsung mencabut pisaunya dan menusuk korban sebanyak dua kali ke arah perut korban sehingga korban tergelata bersimbah darah.

"Pada saat penusukan didalam rumah, korban bersama istri dan anaknya," ujarnya.

Setelah penusukan, lanjut Kapolres, pelaku langsung kabur melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Sedangkan korban langsung dibawa ke bidan Desa.

Dikarenakan lukanya cukup parah akhirnya langsung dirujuk ke Rumah Sakit dr HM Rabain Muara Enim.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved