Breaking News:

Berita Viral

MIRIS, Balita Tewas Usai Dijadikan Jaminan Utang Ibu Rp 300 Ribu Bayar Kontrakan Bareng Selingkuhan

Seorang balita di Pasar Rebo tewas usai dijadikan jaminan utang oleh ibu sebesar Rp 300 ribu untuk bayar kontrakan bareng selingkuhan.

Editor: Monalisa
Kompas.com/Muhammad Isa Bustomi
Jenazah AF, balita yang tewas dijadikan jaminan utang ibu dimakamkan 

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang balita di Pasar Rebo, Jakarta Timur tewas setelah dijadikan jaminan utang oleh ibu kandungnya sendiri.

Malang nasib balita berinisial AF (2).

Bukannya mendapat kasih sayang, AF justru dijadikan jaminan utang oleh ibunya Sri Wahyuni.

Rupanya AF sudah dijadikan jaminan utang oleh ibunya sejak Bulan April 2022.

AF dijaminkan kepada kakek dan nenek tirinya, Antonius Sirait dan Titin Hariyani.

Baca juga: KASIHAN Balita Sulit Buka Mata, Alami Infeksi Kornea Akibat Abu Rokok, Sempat Dijaga Tetangganya

ilustrasi - balita dianiaya orang dewasa
ilustrasi - balita dianiaya orang dewasa (net)

Alih-alih disayang, selama bersama kakek dan nenek tirinya, AF justru disiksa hingga tewas.

Ayah tiri AF, Sujatmiko (32) mengatakan berdasar pernyataan Sri, AF dijadikan jaminan utang sebesar Rp300 ribu kepada Sirait dan Titin untuk membayar biaya mengontrak.

Ironinya, utang tersebut untuk biaya mengontrak Sri bersama seorang pria selingkuhan yang mengakibatkan hubungan rumah tangga Sujatmiko berakhir pada akhir tahun 2021 lalu.

"Utangnya waktu dia (Sri) ngomong Rp300 ribu, bekas kontrakan sama cowok selingkuhannya.

Jadi pisah sama saya itu sama itu cowok, ngontrak enggak bayar," kata Sujatmiko, Minggu (22/1/2023).

Baca juga: Ibu Nikah Lagi, Reaksi Balita Ini Bak Bisa Merasa, Tantrum di Pelaminan

Sujatmiko menyesalkan kasus penelantaran AF sebagai jaminan utang hingga berujung penganiayaan, sehingga mendukung ditetapkannya Sri sebagai tersangka kasus penelantaran.

Dalam kasus ini penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sudah menjerat Sri dengan Pasal 76 B Jo Pasal 77 dan, atau Pasal 76 C Jo Pasal 80 (4) UU Nomor 35 tahun 2014.

"Katanya (Sri AF) buat jaminan utang, jadi enggak bisa diambil itu anak.

Saya tanya (ke Sri) kenapa, katanya 'enggak tahu tuh emak gue'.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved