Breaking News:

Berita Kriminal

Alice Guo Walikota di Filipina Ditangkap di Tangerang, Polri Minta Tukar Kartel Narkoba Meksiko

Walikota di Filipina bernama Alice Guo dituduh mata-mata dari China, ditangkap di Tangerang, Polri minta tukar dengan gembong narkoba Meksiko.

Editor: Dhimas Yanuar
Kompas
Walikota di Filipina bernama Alice Guo dituduh mata-mata dari China, ditangkap di Tangerang, Polri minta tukar dengan gembong narkoba Meksiko. 

Mereka mengetahui perjalanannya ke luar negeri melalui sumber-sumber intelijen.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, mengatakan dia akan "membongkar pelaku yang telah mengkhianati kepercayaan masyarakat dan membantu pelariannya [Alice Guo]."

Dia juga memerintahkan paspor Filipina milik Guo dinyatakan tidak berlaku.

Bantah Tuduhan Mata-mata

Alice Guo membantah tudingan bahwa dia mata-mata China.

Dia mengaku dirinya merupakan "anak di luar nikah" antara pria asal China dan asisten rumah tangga asal Filipina.

Bamban adalah kota yang biasa-biasa saja di daerah penghasil padi di sebelah utara ibu kota Filipina, Manila.

Wali kotanya, Alice Guo, adalah seorang kepala daerah yang selalu terlihat sigap dan cekatan.

Perempuan berkacamata, berambut hitam panjang, dan suka mengenakan pakaian berwarna pink di depan umum ini berbicara bahasa Tagalog tanpa logat asing.

Berbagai elemen dalam kehidupan perempuan berusia 35 tahun ini dinilai mencurigakan - sampai dia dipanggil untuk bersaksi di depan sidang Senat awal bulan ini.

Alice Guo mengeklaim bahwa ia lahir di luar nikah, dari hubungan ayahnya warga China dengan asisten rumah tangga asal Filipina.

Sehingga, ia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di peternakan babi.

Ia juga membantah keterlibatannya dalam tindakan kriminal yang terjadi di kota pimpinannya.

Aparat penegak hukum Filipina menemukan bahwa kasino online di kotanya – yang dikenal secara lokal dengan istilah Pogo –sebenarnya adalah kedok pusat penipuan.

Pogo adalah singkatan dari Operator Perjudian Lepas Pantai Filipina yang kliennya mencakup orang-orang China daratan.

Pihak berwenang menggerebek kasino tersebut pada bulan Maret lalu dan menyelamatkan hampir 700 pekerja, termasuk 202 warga negara China dan 73 orang asing lainnya yang dipaksa menyamar di dunia maya sebagai kekasih.

Bisnis-bisnis ini berkembang pesat pada masa pemerintahan Rodrigo Duterte, yang selama berkuasa dekat dengan Tiongkok.

Namun di bawah pemerintahan presiden saat ini Ferdinand Marcos, Pogo mendapat pengawasan ketat setelah diketahui bahwa beberapa di antaranya telah digunakan sebagai kedok perdagangan manusia dan operasi penipuan online.

Kasus Guo terungkap ketika sengketa wilayah antara Manila dan Beijing di Laut China Selatan sedang memanas.

Ia meminta maaf kepada para senator karena tidak bisa menjelaskan latar belakang keluarganya saat sidang. Ia sebut “pikiran saya tiba-tiba kosong”.

Guo mengatakan bahwa ia merasa malu karena statusnya sebagai anak di luar nikah sehingga ia lebih sering tinggal diam di peternakan babi milik keluarganya.

”Saya tidak punya teman main. Saya tumbuh besar di peternakan tersembunyi,“ ujar Guo.

Saat memasuki masa remaja, ia mulai menggeluti bisnis ayahnya. Ia mengatakan dirinya sering membeli jagung dari kota-kota sekitar Tarlac untuk membuat pakan babi.

Lebih lanjut, Guo kembali menegaskan bahwa ia sama sekali tidak terlibat dengan permasalahan Pogo ataupun pusat perdagangan manusia dan operasi penipuan online.

“Saya tidak memiliki kuasa itu. Saya hanya seorang warga biasa dari wilayah kelas dua. Saya tidak memiliki jaringan-jaringan seperti itu,“ ucapnya.

Presiden Ferdinand Marcos telah menugaskan pihak otoritas untuk menyelidiki status kewarganegaraan Guo dan memastikan agar warga asing tidak bisa memegang jabatan publik.

“Saya mendengar kabar bahwa saya mungkin dideportasi. Ibu saya sudah pergi meninggalkan saya. Apakah sekarang negara saya akan mendeportasi saya?“ kata Guo.

Ia berencana mencalonkan diri lagi untuk pemilihan tahun depan. Wali kota di Filipina boleh menjabat sebanyak tiga periode dengan setiap periode selama tiga tahun.

“Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan terus melayani masyarakat,” ujarnya.

(*)

Sumber: BBC/Tribunnews.com

(TRIBUNTRENDS/Tribunnews/Bobby)

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Berita KriminalAlice GuoFilipinaChinaMeksikonarkobaBali
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved