Breaking News:

Berita Viral

Apa Itu Blockout? Tren Medsos Berkaitan dengan Konflik Israel-Palestina, Taylor Swift Jadi Sasaran

Selebritas dunia Kim Kardashian, Taylor Swift, Justin Bieber, Selena Gomez dll masuk daftar sasarannya, apa itu blackout?

Editor: Amir M
Ist
Mengenal blockout, tren media sosial memblokir selebritas yang bungkam atas isu kemanusiaan. 

Saat artikel ini ditulis, video tersebut telah dilihat 2,4 juta kali.

Apa Arti My Chicago Is Istilah Viral TikTok? Seliweran di FYP Jadi Ajang Curhat, Bukan Negara di AS

Foto Bella Hadid saat mengikuti demo Pro-Palestina di New York, Amerika Serikat, pada 14 Mei 2021. Ia mengenakan pakaian tradisional, Keffiyeh, masker wajah dan mengibarkan bendera besar Palestina.
Foto Bella Hadid saat mengikuti demo Pro-Palestina di New York, Amerika Serikat, pada 14 Mei 2021. Ia mengenakan pakaian tradisional, Keffiyeh, masker wajah dan mengibarkan bendera besar Palestina. (Twitter)

Keesokan harinya pengguna TikTok lainnya bernama ladyfromtheoutside mengutip video model Haley Kalil yang bertingkah seperti Marie Antoinette, ratu Prancis terakhir sebelum Revolusi Prancis, dengan mengatakan “Biarkan mereka makan kue”.

Marie-Antoinette dieksekusi dengan pisau guillotine karena selama menjadi anggota keluarga kerajaan dianggap tidak menyentuh penderitaan rakyat jelata.

Komentar sang model – yang mungkin hanya dimaksudkan untuk merujuk pada busananya – dikritik karena dianggap tidak sensitif.

Setelah mengutip video asli model Haley Kalil, ladyfromtheoutside berkata: “Sudah waktunya bagi masyarakat untuk melakukan apa yang saya sebut sebagai ‘guillotine digital’.”

“Sudah waktunya untuk memblokir semua selebritas, pemengaruh, dan sosialita kaya yang tidak menggunakan sumber daya mereka untuk membantu mereka yang sangat membutuhkan,” tambahnya dalam unggahan yang mengumpulkan 580.000 suka dalam empat hari.

Banyak komentar di unggahan tersebut yang mengkritik selebritas dan menganggap para selebritas takut kehilangan kontrak bisnis jika mengutarakan pendapat.

Bagaimana tren ini menyebar?

Semakin banyak pengguna media sosial yang mulai menulis atau membuat video tentang “blockout”.

Interaksi Facebook pada unggahan yang mengandung kata “blockout” meningkat sekitar 10 kali lipat selama akhir pekan.

Pencarian Google untuk "blockout" meningkat tujuh kali lipat.

Warganet pun mulai membagikan daftar selebritas untuk diblokir.

Daftar yang dibuat orang-orang berbeda-beda, tetapi selebritas seperti Kim Kardashian, Taylor Swift, Beyonce, Justin Bieber, Zendaya, Kanye West, Miley Cyrus, dan Selena Gomez masuk daftar tersebut.

Beberapa platform media sosial menampilkan tidak hanya akun-akun yang diikuti oleh penggunanya, tetapi terkadang akun yang tidak mereka ikuti pada kolom “untuk Anda”, “disarankan”, atau “jelajahi”.

Tren “blockout” ingin memastikan dengan memblokir akun-akun para selebritas yang masuk daftar “Blackout”, akun-akun mereka tidak muncul di platform media sosial.

 

Apa efek dari tren ini?

Tidak mungkin melihat berapa banyak orang yang telah memblokir suatu akun, sehingga tidak mungkin untuk mengukur dampaknya secara numerik.

Namun sebagian besar aplikasi media sosial juga mendesak pengguna untuk berhenti mengikuti akun ketika mereka memblokirnya.

Haley Kalil, model yang paling banyak dikritik, tampaknya telah kehilangan sekitar 100.000 pengikut di TikTok menurut situs pelacakan media sosial Social Blade.

Sehingga jumlah pengikutnya turun dari 10 juta menjadi 9,9 juta.

Selebritas lain yang masuk dalam daftar “Blackout“ tampak belum terkena dampak signifikan dalam jumlah pengikut mereka.

Namun, ini tidak berarti bahwa banyak orang tidak memblokir akun selebritas tersebut.

Jika pengguna yang melakukan pemblokiran belum mengikuti akun selebritas tersebut, tindakan mereka tidak akan mengakibatkan perubahan jumlah pengikut.

Diolah dari artikel di BBC Indonesia

Sumber: BBC Indonesia
Tags:
Met GalablockoutTikTokGazaIsraelPalestinaAmerika SerikatKim KardashianTaylor SwiftSelena GomezJustin Bieber
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved