Pilpres 2024
Detik-detik Ketua KPU dan Bawaslu Kompak Tidur di Sidang Sengketa Pilpres, Langsung Ditegur Ketua MK
Ketua MK Suhartoyo tegas tegur ketua KPU Hasyim Asy'ari dan Bawaslu Rahmat Bagja kompak tidur di sidang sengketa Pilpres 2024.
Editor: Amir M
TRIBUNTRENDS.COM - Ketua KPU Hasyim Asy'ari ketahuan tidur saat sidang sengketa Pilpres 2024.
Beberapa saat kemudian, giliran Ketua Bawaslu Rahmat Bagja melakukan hal serupa.
Begini reaksi tegas Ketua MK Suhartoyo saat melihat tingkah keduanya.
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari yang tampak tertidur dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Selasa (2/4/2024) siang.
Momen ini bermula ketika Guru Besar Ekonomi Politik Institut Pertanian Bogor (IPB) Didin Damanhuri yang dihadirkan sebagai ahli selesai menyampaikan paparannya.
Suhartoyo yang memimpin sidang lalu mempersilakan para pihak mengajukan pertanyaan kepada Didin, termasuk KPU sebagai termohon dalam perkara ini.
"Dari termohon ada pertanyaan?" tanya Suhartoyo sambil menengok ke arah tempat duduk KPU.
Setelah beberapa saat, tidak terdengar respons dari Hasyim maupun komisioner KPU lainnya, Suhartoyo lalu kembali bertanya ke Hasyim.
"Pak Hasyim tidur ya?" tanya Suhartoyo lagi.
Hasyim yang sebelumnya tampak tertunduk lalu menegakkan duduknya sambil menyatakan bahwa tidak ada pertanyaan yang ingin ia ajukan.
Suhartoyo lalu mempersilakan kubu Prabowo-Gibran selaku pihak terkait untuk memberikan pertanyaan.
Dalam sidang yang sama, Suhartoyo juga sempat menyindir Hasyim kurang semangat karena suaranya pelan ketika mengomentari pemaparan ahli I Gusti Putu Artha
"Semangat sedikit, Pak," kata Suhartoyo.
"Saya pelan-pelan, menghormati ahli, nanti kalau terlalu tinggi," ujar Hasyim.
Suhartoyo lalu balik menegur Hasyim bahwa ada keterbatasan waktu sehingga ia harus berbicara dengan tempo yang lebih cepat.
"Jangan terlalu santai, waktu ini," ujar dia.
Baca juga: Kabar Buruk Buat Prabowo, Kesaksian 4 Menteri Soal Bansos Risiko Gagalkan Kemenangan, Terutama Risma

Setelah itu, Suhartoyo juga menegur Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, yang tampak tertidur dalam sidang yang sama.
Awalnya, kubu pasangan calon (paslon) nomor 3 Ganjar-Mahfud melayangkan pertanyaan kepada ahli yang hadir, yaitu Sosiolog Direktur Pusat Kajian Representasi Sosial, Risa Permana Deli.
Usai Deputi Bidang Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, bertanya, Suhartoyo yang memimpin sidang lantas bertanya kepada Bawaslu apakah ingin menanyakan beberapa pertanyaan kepada ahli.
"Bawaslu itu tidur, Pak Ketua? Mau bertanya tidak?" kata Suhartoyo kepada Rahmat Bagja.
Karena tidak ada pertanyaan, Suhartoyo lantas melanjutkan sesi tanya jawab kepada pihak terkait, yaitu tim pembela Prabowo-Gibran.
"Baik, dari pihak terkait," ujar Suhartoyo.
Selanjutnya, Ketua tim pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, melayangkan pertanyaan kepada ahli.
Dia bertanya apakah ahli cukup paham tentang konsep hukum yang dimaksud dalam UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bersih bebas KKN.
"KKN itu adalah sebuah konsep yang dituangkan dalam UU.
Apakah saudara cukup paham konsep hukum itu sehingga saudara berani mengambil satu kesimpulan bahwa KKN yang kita benci sekarang kembali lagi?" tanya Yusril.
(KOMPAS.com/ Ardito Ramadhan//Fika Nurul Ulya)
Diolah dari artikel di KOMPAS.com
Sumber: Kompas.com
5 Sikap PDIP Usai MK Tolak Gugatan Pilpres 2024, Lanjut Gugat ke PTUN: Berjuang Menjaga Konstitusi |
![]() |
---|
MK Tolak Gugatan Pilpres 2024, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Menerima? Begini Tanggapan Prabowo |
![]() |
---|
'Harus Sportif', Gugatannya Ditolak MK, Mahfud MD Beri Selamat ke Prabowo-Gibran: Selamat Bertugas |
![]() |
---|
Profil 3 Hakim Dissenting Opinion saat MK Tolak Gugatan Pilpres, Nilai Dalil Anies Berdasar Hukum |
![]() |
---|
Tok! MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Anies-Cak Imin, Semua Dalil Disebut Tak Beralasan Hukum |
![]() |
---|