Berita Viral
'Zaman Secanggih Gini Kecelakaannya Kok Gitu'?, Pertanyaan Ayah Mendiang Nur Ainia ke Dirut KAI
'Zaman secanggih gini kecelakaannya kok gitu'?, pertanyaan Ayah mendiang Nur Ainia ke Dirut KAI saat dikunjungi ke rumah
Editor: Talitha Daren
D. Rumah Sakit Bella Bekasi
Ristuti Kustirahayu.
Baca juga: Daftar 16 Korban Tewas Tabrakan KRL Bekasi, Dari Guru hingga Tenaga Kesehatan
"Zaman Secanggih Ini Kok Keretanya Seperti Itu?"
Masih dibalut duka mendalam, Hary menyampaikan pertanyaan kepada Bobby, mengapa kondisi kereta dan layanannya masih berisiko menimbulkan kecelakaan di zaman sekarang yang sudah canggih.
Hary pun berharap, nantinya ada perbaikan dalam hal komunikasi antar kereta api.
"Ya memang kecelakaan enggak ada yang kita inginkan, cuma kadang-kadang apa ya, ini cuman, zaman secanggih ini kok keretanya seperti itu tuh loh Pak?" kata Hary, lirih sembari disimak oleh Bobby, dikutip dari tayangan Live KompasTV.
"Nah, itu mungkin nanti Bapak pasti kena ke mana, saya sudah bayangin, Bapak. Pasti itu saya kayak begitu, zaman secanggih gini kecelakaannya kok begitu."
"Zaman secanggih ini komunikasi, di gerbong, ke depannya ada alat komunikasi dua arah antar kereta untuk dibawa biar nggak ada kejadian seperti ini."
Baca juga: Usul Pemindahan Gerbong Wanita di KRL Tuai Kritik, Menteri PPPA Minta Maaf: Saya Sadar Kurang Tepat
Dirut KAI Minta Maaf
Dalam pertemuan dengan ayah mendiang Nur Ainia di rumah duka pada Rabu kemarin, Bobby Rasyidin meminta maaf.
Bobby yang duduk bersila di lantai menyampaikan permohonan maaf dari pihak perusahaan yang dia pimpin kepada pihak keluarga atas kecelakaan yang menewaskan perempuan berkerudung dan pencinta kucing tersebut.
Ia berjanji, pihaknya akan melakukan investigasi.
"Jadi sekali lagi Pak, mohon maaf kami dari kereta api," kata Bobby, dikutip dari tayangan Live KompasTV yang diunggah Rabu (29/4/2026).
"Sebab-musababnya sedang kami lakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait juga.
"Apalagi kan mungkin kami dengan beliau [mendiang Nur Ainia] pernah ketemu juga mungkin, karena kan sering KompasTV melakukan liputan. Dan kita juga sering berkunjung ke KompasTV. Jadi mohon maaf ya, Pak."
Sembari terbata-bata, Bobby juga menegaskan, bahwa duka keluarga korban juga duka bagi keluarga besar PT KAI (Persero).
"Ini duka kami juga Pak, keluarga kereta api, perusahaan negara sangat berduka sekali," tutur Bobby.
Bobby lantas menambahkan, kecelakaan ini menjadi bagian dari tanggung jawabnya selaku pucuk pimpinan PT KAI (Persero).
Sumber: Tribunnews.com
| CCTV Rusak di Kasus Bayi Tertukar RSHS Bandung, Ada Kelalaian Perawat yang Gunting Gelang Identitas |
|
|---|
| KAI Buka Posko Informasi untuk Korban yang Butuh Pendampingan Lanjutan, Bisa Klaim Reimbursement |
|
|---|
| Sosok Nurlela, Guru yang Jadi Korban Kecelakaan KRL Bekasi, Buat Gerakan Literasi di Sekolah |
|
|---|
| Sempat Diam, Pemilik Daycare Baby Preneur Aceh Kini Minta Maaf, Serahkan Pelaku Kekerasan ke Polisi |
|
|---|
| Korban Minta Efek Jera, LPSK Akan Ajukan Restitusi Miskinkan Para Pelaku Daycare Little Aresha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Hary-Marwata-63-memakai-peci-duduk-di-sebelah-kiri-ayah-Nur-Ainia-Eka-Rahmadynna.jpg)