Daftar 16 Korban Tewas Tabrakan KRL Bekasi, Dari Guru hingga Tenaga Kesehatan
Tragedi tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM -- Tragedi tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam. Sebanyak 16 korban jiwa tercatat dalam peristiwa yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 tersebut, dengan latar belakang profesi yang beragam.
Para korban diketahui berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pekerja swasta, hingga mahasiswa. Mereka berangkat seperti hari-hari biasa, namun tak pernah kembali ke rumah setelah kejadian nahas tersebut.
Salah satu korban adalah Nurlaela (39), seorang guru di SDN Pulogebang 11 Jakarta Timur yang dikenal berdedikasi dalam dunia pendidikan. Ada pula Ida Nuraida (48), perawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih yang selama ini berada di garda terdepan pelayanan kesehatan.
Korban lainnya, Farida Utami (50), bertugas di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, yang setiap harinya menangani pasien dalam kondisi kritis. Peran sosial juga dijalankan oleh Nuryati (41), kader PKK sekaligus jumantik di Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Di antara korban, terdapat pula mahasiswa yang masih menempuh pendidikan. Nur Alimantun Citra Lestari (19) tercatat sebagai mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, sementara Gita Septia Wardany (20) merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika.
Selain itu, sejumlah korban merupakan lulusan perguruan tinggi yang telah memasuki dunia kerja. Vica Acnia Fratiwi (23) adalah alumnus Teknik Elektro Universitas Lampung angkatan 2020. Arinjani Novita Sari (25) merupakan lulusan President University jurusan Akuntansi angkatan 2019, sedangkan Adelia Rifani adalah alumnus Teknik Geofisika Universitas Brawijaya angkatan 2018.
Dari kalangan media, Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32) yang bekerja di Kompas TV sebagai bagian dari News Production Support Department juga menjadi salah satu korban. Sementara itu, Mia Citra Rumaisha (25) diketahui bekerja sebagai customer service di Pandu Logistics Head Office.
Nama lain yang tercatat sebagai korban meninggal dunia antara lain Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Fatmawati Rahmayani (29), Enggar Retno Krisjayanti (35), serta Ristuti Kustirahayu.
Baca juga: Korban 16 Tewas, Polisi Periksa Masinis dan Sopir Taksi Terkait Tragedi Bekasi Timur
Jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang setelah satu korban atas nama Mia Citra Rumaisha dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (29/4/2026) pagi di RSUD Kota Bekasi.
“16 orang meninggal dunia. Update tanggal 29 April 2026 jam 11.00 WIB untuk satu pasien meninggal dunia atas nama MC,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Berikut daftar korban meninggal dunia berdasarkan lokasi penanganan:
RS Polri Kramat Jati:
- Nur Alimantun Citra Lestari (19), mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
- Farida Utami (50), staf IGD RS Cipto Mangunkusumo
- Vica Acnia Fratiwi (23), alumnus Teknik Elektro Universitas Lampung angkatan 2020
- Ida Nuraida (48), perawat RS Islam Jakarta Cempaka Putih
- Gita Septia Wardany (20), mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika
- Arinjani Novita Sari (25), alumnus President University angkatan 2019
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), Kompas TV News Production Support Department
- Tutik Anitasari (31)
- Harum Anjasari (27)
- Fatmawati Rahmayani (29):
RSUD Kota Bekasi:
- Nuryati (41), kader PKK dan jumantik Kelurahan Utan Panjang
- Nurlaela (39), guru SDN Pulogebang 11 Jakarta Timur
- Enggar Retno Krisjayanti (35)
- Mia Citra Rumaisha (25), customer service Pandu Logistics
Rumah Sakit Bella Bekasi:
- Ristuti Kustirahayu - RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
- Adelia Rifani, alumnus Teknik Geofisika Universitas Brawijaya angkatan 2018
Di tengah duka, puluhan korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka yang diderita. Tercatat sebanyak 90 orang sempat dirawat di berbagai rumah sakit, dengan 44 pasien telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih dalam tahap observasi.
Sumber: Tribun Bogor
| Diterpa Isu Politik 2029, Program MBG Ditegaskan Murni untuk Rakyat: Mentan Andi Amran Buka Suara! |
|
|---|
| Mensos Gus Ipul Luruskan Hoaks Sepatu Sekolah Rakyat yang Beredar di Medsos: Ini Fitnah Luar Biasa |
|
|---|
| Sosok Trisha Eungelica, Anak Sulung Putri Candrawathi jadi Dokter, 2 Adiknya Ikuti Jejak Ferdy Sambo |
|
|---|
| Diluncurkan Sultan HB X, Mengenal Pendidikan Khas Kejogjaan, Program Berbasis Budaya di Yogyakarta |
|
|---|
| Trisha Eungelica Jalani Sumpah Dokter, Nama Ferdy Sambo Disebut, Hanya Dihadiri Nenek dan Adik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kronologi-Kecelakaan-KA-Argo-Bromo-Tabrak-KRL-di-Bekasi.jpg)