Berita Viral
Teror Massal Hantam Pengurus BEM UGM, Tiyo Ardianto Curiga Ada 'Penyusup' di Grup Internal!
Ketua BEM UGM menyebut teror tak hanya menyasar dirinya, tetapi juga lebih dari 40 pengurus BEM UGM serta orang tua pengurus lain
Editor: jonisetiawan
"Dari sekian nomor yang ada, kenapa hanya 40? Kami masih lacak kira-kira penyebabnya apa," ungkapnya.
Tiyo menyebut sempat muncul dugaan bahwa sasaran teror adalah mereka yang mencantumkan identitas BEM UGM di media sosial atau LinkedIn. Namun, dugaan itu tidak sepenuhnya terbukti.
"Ada yang sempat menduga, jangan-jangan karena di LinkedIn atau di medsos menyampaikan bahwa dia adalah BEM UGM. Ternyata tidak semua. Sehingga kami menganggap ini acak."
Dari situ, kecurigaan mengarah pada kemungkinan kebocoran data internal.
"Dan yang kami waspadai adalah apakah ada 'intel' yang disusupkan oleh pihak-pihak tertentu ke kepengurusan BEM UGM.
Karena ini bicara soal data digital, maka siapa yang masuk ke grup besar BEM UGM, ya pasti bisa mengakses siapa saja yang ada di sana," imbuhnya.
Ia mengakui, pelacakan sumber kebocoran bukan perkara mudah.
"Kami masih belum punya cukup waktu untuk melacak, karena tidak mudah rasanya melacak dari 600 anggota grup WA, kira-kira siapa yang akan membocorkan."
***
(TribunTrends/TribunJogja)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: TribunTrends.com
| Kronologi Dugaan Kecurangan Cerdas Cermat MPR RI, Juri Tak Cek Ulang Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak |
|
|---|
| Viral Siswi SMAN 1 Pontianak Jadi Korban Kelalaian Juri Cerdas Cermat MPR, Disinggung Artikulasi |
|
|---|
| Viral Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI Lalai Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf |
|
|---|
| Badut Mojokerto Aniaya Istri dan Bunuh Mertua, Keluarga Ungkap Konflik Panjang, Cucu Diajak Ngamen |
|
|---|
| Pria Hadang Ambulans di Depok Karena Terganggu Sirine, Kini Minta Maaf, 'Istri Saya Lagi Hamil' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Ketua-BEM-UGM-Tiyo-Ardianto-diteror-setelah-suarakan-kasus-siswa-SD-akhiri-hidup-di-NTT.jpg)