Kabupaten Klaten
Festival Candi Kembar 2026 Digelar 2 Hari, Kirab Gunungan 2 Km hingga Makara Jadi Simbol Pelindung
Festival Candi Kembar yang menyuguhkan kegiatan budaya ini dipusatkan di kawasan Candi Sewu hingga Candi Plaosan.
Editor: Delta Lidina
TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Festival Candi Kembar ke-7 digelar di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, pada 22–23 Mei 2026, menghadirkan kirab gunungan 2, pertunjukan budaya, serta mengusung tema Makara sebagai simbol pelestarian warisan.
Festival Candi Kembar yang menyuguhkan kegiatan budaya ini dipusatkan di kawasan Candi Sewu hingga Candi Plaosan.
Event tahunan ini menjadi bagian dari agenda besar yang terintegrasi dengan Klaten International Cycling Festival (Klicfest) 2026, sehingga diharapkan mampu menjangkau audiens lebih luas hingga level nasional dan internasional.
Ketua Pokdarwis Desa Bugisan Rudi Riono, mengatakan momentum ini menjadi peluang untuk meningkatkan eksposur festival.
“Ini kan event kelasnya internasional, harapannya Festival Candi Kembar itu lebih dikenal luas. Kalau kemarin cuma regional, kalau besok kan diliput media nasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, dampak ekonomi dan promosi budaya menjadi tujuan utama penyelenggaraan tahun ini.
“Jadi harapannya, Festival Candi Kembar bisa dikenal nasional, bisa terkenal, lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat sini. Dari segi UMKM-nya dan budayanya bisa dikenal luas,” lanjutnya.
Kirab Gunungan Jadi Puncak Acara
Salah satu agenda utama adalah Kirab Gunungan Merti Desa yang digelar Sabtu (23/5/2026).
“Sekira 2 kilometer, nanti dari Candi Sewu sampai Candi Plaosan,” kata Rudi.
Kirab dijadwalkan mulai sekitar pukul 13.00 WIB dari area panggung Klicfest di lapangan sebelah Candi Sewu.
“Kirabnya itu mulainya itu sekira jam 13.00 WIB diperkirakan sampai Candi Plaosan setelah salat ashar dan dibuka lansung oleh Pak Bupati,” jelasnya.
Gunungan yang diarak berisi hasil bumi seperti sayur, buah, dan palawija sebagai simbol rasa syukur masyarakat.
Prosesi ini juga melibatkan berbagai desa seperti Bugisan, Plaosan, Dengok Kulon, hingga Cepoko.
Setiap kontingen diberi kesempatan menampilkan atraksi budaya singkat sebelum prosesi rayahan gunungan.
Makara Jadi Ikon dan Filosofi Festival
Tahun ini, Festival Candi Kembar mengangkat tema pelestarian warisan dengan simbol Makara.
Sumber: Tribun Solo
| Kasus Keracunan MBG Disorot, Bupati Klaten Bongkar Biang Masalah hingga Perputaran Uang Rp150 Miliar |
|
|---|
| Tak Cuma Nobar! Pendopo Klaten Jadi Forum Strategi Imunisasi, PKK hingga Tokoh Agama Turun Tangan |
|
|---|
| Sayembara Logo HUT ke-222 Klaten Dibuka Hadiah Puluhan Juta! Bupati Hamenang Ajak Warga Ambil Bagian |
|
|---|
| Masjid Agung Al Aqsha Klaten Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi, Ini Strateginya |
|
|---|
| Dilantik Bupati Hamenang, Takmir Masjid Agung Al Aqsha Diminta Tak Berhenti di SK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Festival-Candi-Kembar-ke-7-digelar-di-Desa-Bugisan-Prambanan-Klaten.jpg)