Tahu Data Pribadi dan Nomor NPWP, 6 Modus Penipuan Coretax Pajak Berdasarkan Pengalaman Netizen
Korban penipuan mengungkap bahwa pelaku mengatasnamakan DJP dan mengetahui data pribadi hingga nomor NPWP. Kenali 6 modus penipuan Coretax.
Editor: Sinta Manila
Ringkasan Berita:
TRIBUNTRENDS.COM - Semenjak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggunakan aplikasi Coretax untuk pelaporan SPT Tahunan.
Muncul beberapa keluhan masyarakat adanya penipuan yang mengatasnamakan pegawai pajak.
Setidaknya ada 6 modus penipuan baru memanfaatkan kebingungan masyarakat menggunakan Coretax pajak.
Baca juga: Sosok Marissa, Gadis Viral Didorong Pacar Sampai Jatuh Tapi Masih Membela, Curhatnya Direpost Camer
Seorang warganet pemilik akun Instagram @mandharabrasika membagikan pengalaman pahitnya ditipu oknum yang mengatasnamakan pajak.
Pengalaman itu dibagikan melalui akun Instagramnya pada Minggu (15/2/2026) sebagai bentuk edukasi agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya di tengah pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax.
"Kami baru saja kena tipu lewat phone scam. Rekening kami dikuras, ratusan juta. Kejamnya, bukan hanya uang pribadi. Uang yang kami siapkan untuk membantu masyarakat juga habis," tulisnya.
Mengutip unggahan akun tersebut pada Minggu (15/2/2026) via Kompas.com.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga mengungkap bahwa pelaku mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan memanfaatkan kebingungan Wajib Pajak terkait pengisian Coretax.
"Mereka (pelaku) bilang ada kesalahan. Anehnya, mereka dengan lancar menyebut data-data yang tidak pernah kami publikasikan, Nomor Pokok Wajib Pajak. (NPWP) dan sebagainya. (Hal ini) membuat korban (tim kami) yakin bahwa yang menelpon adalah benar pegawai pajak," tulisnya.
Lantas, bagaimana tindakan DJP agar modus penipuan serupa tidak kembali terulang dan memakan korban?
Kenali 6 modus penipuan Coretax pajak
Di tengah maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan pegawai pajak, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti mengeluarkan imbauan kewaspadaan penipuan.
Melalui imbauan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih waspada dan hati-hati sehingga tidak ada korban lagi.
Salah satu bentuk kewaspadaannya adalah dengan mengenali modus-modus pelaku penipuan.
Inge mengatakan, pelaku penipuan biasanya akan meminta data-data pribadi untuk memuluskan aksinya.
Sumber: Kompas.com
| Dokter Magang Unsri Diduga Meninggal Karena Beban Kerja Berlebihan, Kemenkes Akan Investigasi |
|
|---|
| Tega Menghabisi, AFT Ternyata Masih Sering Minta Uang ke Mantan Mertuanya, Gaji Sebagai Kasir Kurang |
|
|---|
| Bak Keajaiban, 3.700 Al-Quran Tidak Terbakar di Rumah Anisa Rahma, Kini Banyak yang Ingin Membeli |
|
|---|
| Dokter Magang Unsri Meninggal Diduga karena Kerja Berlebih, Sempat Tetap Jaga Meski Sakit |
|
|---|
| Kronologi Menantu Bunuh Ibu Mertua di Pekanbaru, Berawal dari Rencana Rampok Berujung Pembunuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Penipuan-Coretax.jpg)