Tahu Data Pribadi dan Nomor NPWP, 6 Modus Penipuan Coretax Pajak Berdasarkan Pengalaman Netizen
Korban penipuan mengungkap bahwa pelaku mengatasnamakan DJP dan mengetahui data pribadi hingga nomor NPWP. Kenali 6 modus penipuan Coretax.
Editor: Sinta Manila
"Latar belakang yang digunakan untuk melakukan penipuan tersebut berupa pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan NPWP serta konfirmasi data perpajakan," kata Inge, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (16/2/2026).
"(Selan itu) implementasi aplikasi Coretax DJP atau mutasi atau promosi pejabat dan pegawai DJP," imbuhnya.
Sedikitnya ada enam modus penipuan yang mengatasnamakan DJP dan paling sering digunakan, yakni sebagai berikut:
- Menghubungi masyarakat melalui Whatsapp untuk mengunduh file dengan format .apk
- Menghubungi masyarakat melalui Whatsapp untuk mengunduh aplikasi M-Pajak dengan mengirim tautan palsu
- Menghubungi masyarakat melalui Whatsapp untuk melunasi tagihan pajak
- Menghubungi masyarakat melalui Whatsapp untuk memroses pengembalian kelebihan pajak
- Menghubungi masyarakat melalui Whatsapp untuk membayar materai elektronik dengan mengklik atau mengakses tautan palsu
- Menelepon masyarakat dan meminta transfer sejumlah uang dengan mengatasnamakan Pejabat/Pegawai DJP.
Menurut pengakuan korban penipuan, @mandharabrasika, setelah diminta untuk menginstall aplikasi, korban juga diminta untuk memasukkan data-data pribadi ke dalam aplikasi tersebut.
Penipu kemudian menawarkan bantuan dengan cara berbagi layar. Diduga, ajakan berbagi layar inilah yang membuat penipu dengan mudah melancarkan aksinya.
Pasalnya, fitur berbagi layar memungkinkan pelaku untuk mengakses semua informasi paling rahasia di device korban, mulai dari PIN username, hingga password.
"Begitu mereka dapat informasi rahasia tersebut. Mereka akan hack HP korban lewat aplikasi sehingga korban tiba-tiba tidak bisa mengendalikan HP-nya. Dalam hitungan menit, semua rekening kosong," tulis pengunggah.
Apa yang harus dilakukan masyarakat?
Selain lebih waspada, Inge juga mengimbau supaya masyarakat melakukan konfirmasi ketika dimintai data pribadi oleh oknum yang mengatasnamakan DJP.
"Apabila menerima permintaan sebagaimana disebutkan dalam modus tadi, masyarakat bisa melakukan konfirmasi kebenaran," ucapnya.
Konfirmasi dapat dilakukan melalui kontak resmi DJP berikut ini:
Kantor pajak terdekat
Kring Pajak 1500200
Email pengaduan@pajak.go.id
Akun X @kring_pajak
Sumber: Kompas.com
| DPRD Klaten Dorong Reformasi SOTK Disnaker, Beban Kerja Makin Kompleks |
|
|---|
| DPRD Klaten Kritik Perencanaan Anggaran OPD, Banyak Tak Terserap Maksimal |
|
|---|
| Dadan Hindayana Sebut Rata-rata IQ Warga Indonesia Hanya 78, Kepala BGN: Solusinya Ada di MBG |
|
|---|
| Pinkan Mambo Sebut Hubungannya dengan Michelle Ashley Memburuk, Sang Anak Singgung Nafkah Arya Khan |
|
|---|
| Mantan Karyawan Fuji Akui Gelapkan Dana Hingga Miliaran, Jalankan 'Gali Lubang Tutup Lubang' 2 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Penipuan-Coretax.jpg)