Berita Kriminal

Pajang Alat Listrik, Toko di Bekasi Ternyata Jual Obat Terlarang, Polisi Berhasil Amankan Tramadol

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penjual obat-obatan terlarang berkedok toko alat listrik di Kecamatan Bekasi Selatan, digrebek warga hingga viral di media sosial

Jika dalam tes urine didapat kandungan narkotika dari para siswi, kami akan serahkan ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi.

Dicurigai Pesta Sabu, 4 Orang di Mojokerto Tertunduk Ditangkap, Urine Positif Narkoba 'Habis Nyabu'

Sebanyak empat orang di Mojokerto ditangkap pihak kepolisian karena diduga telah menggelar pesta sabu.

Mereka kemudian digiring ke Mapolres Mojokerto untuk tes urine.

Ternyata benar, keempat orang tersebut dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

Baca juga: BUAT Modal Nikah, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Sabu di Kalbar, Ditangkap di Terminal, Upah Rp 10 Juta

Empat warga di Mojokerto, Jawa Timur, ditangkap polisi saat pulang karena tepergok usai mengonsumsi narkoba.

Keempat orang tersebut diciduk petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Mojokerto, di Jalan Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Selasa (23/1/2024) siang.

Mereka kemudian digelandang ke Mapolres Mojokerto dan menjalani pemeriksaan. Setelah tes urine, keempatnya dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

Kasat Reskoba Polres Mojokerto AKP Marji Wibowo mengungkapkan, pada Selasa siang, dia bersama anak buahnya melakukan penggeledahan di rumah KA alias Cak Rul (54), bandar narkoba antar-provinsi yang diringkus beberapa hari lalu.

Bandar narkoba yang dikenal licin tersebut sebelumnya merupakan DPO terkait kasus narkoba dan menjadi buronan dari Polres Sidoarjo dan Polsek Ngoro, Mojokerto.

Ilustrasi narkoba jenis sabu (TribunBali.com/klikpositif)

Baca juga: DETIK-detik Ibra Azhari Ditangkap Narkoba, Terciduk Pakai Sabu, Tenteng Obat Ini setelah Tes Urin

Marji menuturkan, setelah menggeledah rumah bandar narkoba di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, dia bersama anak buahnya beristirahat dan makan siang di sebuah warung di tepi jalan desa.

Saat tengah beristirahat dan makan siang, sebuah mobil warna hitam melintas di depan warung. Ketika melintas, salah satu penumpang membuka kaca mobil.

Marji dan beberapa petugas yang kala itu sempat melihat mobil tersebut saat melintas, merasa curiga dengan para penumpang mobil sedang dalam pengaruh narkoba.

Beberapa petugas akhirnya mengejar dan menghentikan kendaraan warna hitam yang ditumpangi oleh 4 orang tersebut.

“Di mobil itu ada 4 orang, kami curiga mereka habis pesta (mengonsumsi) sabu-sabu. Akhirnya kami hentikan,” kata Marji, Selasa (23/1/2024).

Halaman
1234