Breaking News:

Korps Bhayangkara

Respon Polda Jateng Soal Dugaan Pungli di Rutan Polda, Biaya Kamar Penjara Rp 1 Juta, HP Rp 350 Ribu

Respon Polda Jateng Soal viral video dugaan pungutan liar di Rutan Polda Jateng, biaya kamar penjara Rp1 Juta, sewa HP Rp 350 ribu

Editor: Agung Santoso
Tribun Jateng / Iwan Arifianto
DUGAAN PUNGLI - Viral postingan soal pungli du ruang tahanan Polda Jateng, Kamis (10/4/2025). 

Pungli di Rutan Polda Jateng, Suara Mantan Tahanan Ungkap Praktik yang Bikin Miris

TRIBUNTRENDS.COM - Citra Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) kembali tercoreng. Bukan karena kasus kekerasan seperti penembakan atau pembunuhan, tapi kali ini akibat dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) milik institusi tersebut.

Kisah ini mencuat ke permukaan usai beredarnya sebuah video viral di media sosial X dan TikTok. Dalam video berdurasi hampir lima menit itu, tampak seorang pria mengenakan topi dan pakaian lengan panjang sedang diwawancarai oleh seseorang.

Video tersebut direkam pada malam hari, namun hingga kini belum ada informasi pasti terkait identitas kedua orang dalam video, termasuk lokasi dan waktu pengambilan gambar.

Salah satu akun yang mengunggah video itu adalah @feedgramindo4 di TikTok, pada Selasa (8/4/2025). Hingga pukul 15.00 WIB, video itu telah ditonton lebih dari 316.700 kali.

Sementara di platform X, akun @masBRO_back juga mengunggah video serupa dengan jumlah penonton mencapai 150.000.

Pungli di Rutan Polda Jateng, Suara Mantan Tahanan Ungkap Praktik yang Bikin Miris (ilustrasi )
Pungli di Rutan Polda Jateng, Suara Mantan Tahanan Ungkap Praktik yang Bikin Miris (ilustrasi ) (ODDITY CENTRAL)

"Biaya Angin-angin" hingga Sewa HP di Dalam Tahanan
Dalam video tersebut, narasumber mengaku pernah ditahan di Rutan Polda Jateng pada Agustus 2024.

Di awal wawancara, ia langsung mengungkap pengalaman pahitnya selama di balik jeruji besi, terutama soal uang yang harus dikeluarkan untuk berbagai "fasilitas".

"Awal masuk penjara harus bayar biaya kamar Rp 1 juta," ungkapnya.

Tak hanya itu, saat ingin keluar sel untuk sementara waktu, ia menyebutkan harus membayar Rp 25 ribu untuk waktu tiga jam, mulai pukul 16.00 hingga 19.00.

"Namanya untuk biaya angin-angin," ujarnya menjelaskan.

Biaya lain yang disebut cukup mencengangkan adalah sewa handphone. Tarifnya mencapai Rp 150 ribu per jam.

Bahkan, untuk penggunaan di malam hari, biayanya bisa melonjak drastis.

"Kalau malam bisa mencapai Rp 350 ribu dari jam 1 dini hari sampai jam 6 pagi," bebernya.

Ia menambahkan, praktik ini berjalan mulus karena kamera CCTV sengaja dimatikan, dan para tahanan biasanya diarahkan ke sudut-sudut tahanan agar tidak terekam.

Halaman
12
Tags:
Polda JatengpenjaraJawa Tengah
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved