Breaking News:

Pilpres 2024

Penyebab Anies Baswedan Belum Ucap Selamat ke Prabowo Meski Nasdem & Surya Paloh Sudah: Bermasalah!

Ini penyebab Anies Baswedan belum ucapkan selamat ke Prabowo Subianto meski Partai Nasdem dan Surya Paloh sudah mengucapkannya.

Editor: Agung Santoso
YouTube iNews TV
Anies Baswedan belum mau mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto yang menang Pipres 2024. Mantan Gubernur DKI Jakarta pun mengungkap alasannya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ini penyebab Anies Baswedan belum ucapkan selamat ke Prabowo Subianto meski Partai Nasdem dan Surya Paloh sudah mengucapkannya..

Kata Anies Baswedan, sekedar mengucapkan selamat itu mudah, tapi substansinya dia ingin memperbaiki demokrasi dan kualitas demokrasi dan tidak semata soal menang dan kalah.

Calon Presiden dari Koalisi Perubahan bersikukuh mau mengoreksi berbagai masalah kecurangan Pemilu 2024 khususnya di ajang Pilpres 2024. 

Itu sebabnya Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Anies Baswedan menahan diri belum mengucapkan selamat pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang ditetapkan menang Pilpres 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU RI.

Ia justru menilai dalam proses Pemilu 2024 banyak masalah.

Sehingga, ia bersama Timnas AMIN memilih mendaftarkan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Anies yakin gugatan yang dilayangkan memiliki cukup bukti mulai dari proses prapencoblosan, saat pencoblosan, hingga pasca-pencoblosan.

“Kita saksikan dan disaksikan oleh beberapa banyak media pun menyaksikan dari mulai aspek kebijakan, aturan, sampai eksekusi ada banyak problem. Kita ingin agar itu semua dikoreksi,” ujar Anies Baswedan di Markas Timnas Pemenangan AMIN, Jalan Diponegoro 10, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).

Saat ditanya apakah akan memberikan selamat kepada pasangan presiden wakil presiden terpilih, Prabowo-Gibran, Anies justru bicara soal proses Pemilu 2024.

“Prabowo dan hasil sama-sama penting karena proses yang benar akan memberikan hasil yang benar pula, dan jika prosesnya bermasalah maka hasilnya bermasalah pula,” kata Anies.

Menurutnya hasil pemilu yang tidak memiliki kredibilitas karena prosesnya bermasalah tidak bisa diakui hasilnya dengan pengakuan berupa ucapan selamat.

“Jadi ini bukan semata-mata soal protokol saja, protokol tentang ucapan, tidak ucapan, bukan di situ,” kata Anies.

“Tapi ini pada substansinya, bagaimana bagaimana proses itu bisa diperbaiki dan harapannya mutu nanti kita akan lebih baik,” pungkasnya.

Sikap Anies ini berbeda dengan Partai NasDem sebagai partai pertama yang mengusungnya dalam Pilpres 2024.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sudah menerima hasil pemilu dengan memberikan ucapan selamat kepada Prabowo-Gibran tidak lama setelah KPU memberikan keputusan, Rabu (21/3) malam.

Halaman
123
Tags:
Anies BaswedanPrabowo SubiantoSurya PalohNasdem
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved