Berita Kriminal
Babak Belur Disekap di Kandang Sapi, Supiati Minta Suaminya Dibebaskan: yang Salah Saya, Bukan Bapak
Sudah babak belur dianaiaya hingga disekap di kandang sapi, Supiati istri di Jember minta suaminya dibebas. Ngaku sudah memaafkan.
Editor: Monalisa
Selanjutnya, pada pertengahan bulan November 2023, korban melahirkan prematur dan bayi yang dilahirkan dalam keadaan meninggal dunia.
Pelaku kembali menganiaya korban pada 5 Desember 2023.
"Korban dianiaya dengan cara dipukul oleh pelaku pada bagian bibir dan menendang korban pada bagian perut sehingga korban mengalami nyeri pada seluruh perut,"ungkap Aris.
Korban kemudian dirawat inap dua malam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.
Baca juga: Anak Kadis Ketahanan Pangan Sulbar Aniaya Junior, Ayah Minta Damai, Korban di RS: Hukum Tetap Jalan
Belum sembuh betul, korban meminta keluar dari RSUD Kefamenanu untuk beristrahat di rumah orangtuanya.
"Waktu berada di rumah, korban mengalami pendarahan dan kemudian meninggal dunia pada tanggal 3 Januari 2024," kata Aris.
Keluarga melaporkan kejadian itu ke polisi. Pelaku lalu ditangkap dan digiring ke Markas Polsek Miomaffo Timur.
Untuk mengetahui penyebab kematian, Polres TTU meminta dilakukan ekshumasi otopsi.
Hasil pemeriksaan sementara dikerjakan oleh tim medis dalam bentuk visum et repertum.
"Korban mengalami patah tulang di bagian dada," kata Aris.
"Pelaku ini juga statusnya guru PNS yang juga bendahara sekolah,"ujar dia.
Saat ini, pelaku telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka untuk proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap YS, seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, TTU.
Dia ditangkap karena menganiaya istrinya MGO hingga tewas.
"Kasus penganiayaan terhadap korban (MGO) terjadi pada Desember 2023 lalu dan meninggal awal Januari 2024," kata Kepala Polsek Miomaffo Timur Inspektur Polisi Dua (Ipda) Muhammad Aris Salama kepada Kompas.com, Selasa (23/1/2024).
Korban dianiaya karena meminta slip gaji sertifikasi kepada pelaku untuk membayar utang persalinan korban pada 5 Desember 2023.
Sumber: Kompas.com
| Temuan Mayat Pria Termutilasi di Freezer Ayam Geprek, Motor & Uang Hilang, Diduga Dibunuh Karyawan |
|
|---|
| Sebelum Dibunuh, Cucu Mpok Nori Cekcok dengan Eks Suami, Sampai Panggil Polisi, Pelaku Ambil Pisau |
|
|---|
| Cemburu, Mantan Suami Bunuh Cucu Mpok Nori, Pelaku Sempat Ingin Akhiri Hidup, Panik Eks Istri Tewas |
|
|---|
| Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi, Polisi Masih Dalami Motifnya, Ada Peran Orang Dalam? |
|
|---|
| Rekam Jejak Ermanto Usman, 2 Kali Dipecat karena Terlalu Vokal Bela Buruh, Tewas Diduga Dibunuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kondisi-Supiati-saat-ditemukan-warga.jpg)