Berita Kriminal
Astaghfirullah! Kerja Tak Pamit, Istri Pulang Dihajar Suami, Tangan Dirantai Disekap di Kandang Sapi
Hanya gara-gara kerja tak pamit, istri dihajar suaminya, tangan dirantai dan digembok hingga disekap di kandang sapi.
Editor: Monalisa
Vlogger itu menyuarakan keprihatinan atas perdagangan manusia.
Ia juga menjelaskan, Xiaohuamei yang berusia 40 tahunan itu memiliki delapan anak, dikutip dari BBC International.
Wanita yang dirantai itu juga terlihat linglung dan menderita skizofrenia.
Kasus ini menarik perhatian publik dan viral di China.
Awalnya, otoritas China menepis isu perdagangan manusia yang dialami oleh Xiaohuamei.
Otoritas China mengatakan, Xiaohuamei memiliki akta nikah dengan suaminya, Dong Zhimin, dan keduanya hanya mengalami masalah pernikahan.
Bahkan, mereka mengulangi pembelaan Dong Zhimin yang mengatakan, pengurungan Xiaohuamei karena ia menderita skizofrenia dan rentan terhadap kekerasan.
Tanggapan otoritas China ini memicu kemarahan publik karena mereka menutup mata pada perlakuan terhadap Xiaohuamei dan berpotensi pada korban perdagangan manusia lainnya.
Setelah mendapat desakan dari publik, otoritas China melakukan penyelidikan kriminal dan berupaya memenuhi janji untuk menindak perdagangan manusia.
Xiaohuamei saat ini telah dipindahkan dari desanya pada tahun 2022 lalu.
Ia dibawa ke bangsal medis tempat dia tinggal saat ini.
Xiaohuamei Diculik dan Dijual
Xiaohuamei merupakan korban perdagangan manusia.
Banyak detail yang baru dipublikasikan untuk pertama kalinya pada minggu ini di persidangan.
Pengadilan mengatakan, Xiaohuamei saat remaja diculik dari kampung halamannya di Provinsi Yunnan pada tahun 1998.
Xiaohuamei kemudian dijual kepada seorang petani di Provinsi Donghai seharga 5.000 yuan atau 600 dolar pada saat itu.
Pada tahun 1999, Xiaohuamei dijual lagi kepada pedagang, kali ini sepasang suami istri, yang mengatur penjualannya ke ayah Dong Zhimin.
Baca juga: Tolong Saya TKW Dijual Jadi Budak Suriah Nangis Minta Pulang, Bangun Jam 6 Pagi Tidur Jam 2 Malam
Para juri di pengadilan mengatakan, ketika Xiaohuamei pertama kali tiba di rumah Dong, ia masih bisa menjaga dirinya sendiri dan berkomunikasi dengan orang lain.
Pengadilan menetapkan Dong Zhimin bersalah menyiksa dan melecehkan istrinya.
Dong yang menikahi Xiaohuamei, memaksanya untuk memiliki anak.
Anak pertamanya lahir pada tahun 1999 dan kemudian tujuh anak lagi dari tahun 2011 hingga 2020.
Setelah anak ketiganya, skizofrenia yang diderita Xiaohuamei semakin parah.
Mengetahui istrinya menderita Skizofrenia yang parah, Dong Zhimin menjadi lebih kasar.
Pada 2017, Dong Zhimin memindahkan Xiaohuamei dari rumah keluarga ke gubuk luar, tempat dia mengikatnya dengan tali dan rantai kain.
Gubuk itu tidak memiliki akses air, listrik atau lampu dan sering kali Xiaohuamei tidak diberi makan.
Hakim ketua Yao Hui, mengatakan Dong Zhimin tidak pernah membawa istrinya ke dokter ketika dia sakit, dan berulang kali membuatnya hamil terlepas dari kondisinya.
Sumber: Bangka Pos
| Temuan Mayat Pria Termutilasi di Freezer Ayam Geprek, Motor & Uang Hilang, Diduga Dibunuh Karyawan |
|
|---|
| Sebelum Dibunuh, Cucu Mpok Nori Cekcok dengan Eks Suami, Sampai Panggil Polisi, Pelaku Ambil Pisau |
|
|---|
| Cemburu, Mantan Suami Bunuh Cucu Mpok Nori, Pelaku Sempat Ingin Akhiri Hidup, Panik Eks Istri Tewas |
|
|---|
| Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi, Polisi Masih Dalami Motifnya, Ada Peran Orang Dalam? |
|
|---|
| Rekam Jejak Ermanto Usman, 2 Kali Dipecat karena Terlalu Vokal Bela Buruh, Tewas Diduga Dibunuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Supaiti-dihajar-oleh-suaminya.jpg)