Breaking News:

Dada Sesak Waktu Pagi, Ketua KPPS di Medan Meninggal Sehari Jelang Pemilu 2024, Diduga Kelelahan

Ketua KPPS di Medan meninggal dunia sehari jelang pemilu 2024. Mengeluh sesak waktu pagi hari sebelum meninggal. Diduga kelelahan.

Editor: Suli Hanna
TRIBUNJABAR.ID/DIAN HERDIANSYAH
Ilustrasi TPS---seorang ketua KPPS di Medan meninggal dunia jelang pemilu 2024, diduga kelelahan 

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang ketua KPPS di Medan meninggal dunia sehari jelang pemilu 2024.

Keluarga mengatakan ketua KPPS tersebut tak menderita sakit sebelumnya.

Penyebab kematian diduga karena kelelahan.

Firmanto (49) Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungut Suara (KPPS) meninggal dunia sehari sebelum pemilihan berlangsung.

Keluarga tak menduga sebab Firmanto meninggal dalam keadaan tidur.

Adam anak Firmanto mengatakan jika ayah meninggal seusai mengeluh sesak pada bagian dada.

"Meninggalnya sekitar jam 10.00 WIB.

Tidak ada sakit, cuman pagi tadi bilang dada nya sesak.

Jadi tadi tidak keluar, tidur di rumah, pas mamak datang lihat di tempat tidur tidak ada lagi," kata Adam anak Firmanto ditemui kediaman duka, Selasa (13/2/2024).

Baca juga: Nasib KPPS yang Dipecat gegara Pose 2 Jari, Ikhlas dan Akui Kesalahan, Ortu Sedih: Banyak yang Julid

Suasana pemakaman Firmanto di TPU Kelurahan Babura, Kota Medan, Selasa (13/2/2024).
Suasana pemakaman Firmanto di TPU Kelurahan Babura, Kota Medan, Selasa (13/2/2024). (TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION)

Firmanto adalah Ketua KPPS TPS 6 Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Adam mengatakan pada 2019 ayahnya juga menjadi anggota KPPS.

Adam mengatakan, mendekati pemilihan rutinitas ayahnya cukup tinggi.

Apalagi saat membagi undangan C pemberitahuan ke warga kadang membuat ayahnya pulang ke rumah hingga dini hari.

Adam mengatakan selain Ketua KPPS ayah nya juga berjualan di warung kopi miliknya.

"Iya pagi sudah ketemu sama anggota KPPS, kemudian juga urus keperluan di kantor Lurah, kadang sampai jam 3 pagi baru pulang. Kemudian kan ayah jualan kopi di warungnya," lanjut Adam.

Baca juga: Pengakuan HH, Anggota KPPS yang Dipecat Karena Salam 2 Jari, Kini Nganggur, Tak Tahu Videonya Viral

Ilustrasi kotak suara. Firmanto (49), Ketua KPPS TPS 6 Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara Meninggal dunia, Selasa (13/2/2024) pagi.
Ilustrasi kotak suara. Firmanto (49), Ketua KPPS TPS 6 Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara Meninggal dunia, Selasa (13/2/2024) pagi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Adam menduga ayahnya meninggal karena faktor kelelahan.

"Kami mengira karena kelelahan."

Sementara itu Ketua KPU Medan Mutia Atiqah membenarkan jika Firmanto adalah Ketua KPPS yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu.

Mutia mengatakan, Firmanto adalah anggota penyelenggara pemilu yang meninggal dunia sebelum pemilihan.

"Iya benar Ketua KPPS. Untuk kasus penyelenggara pemilu yang meninggal di Medan baru satu orang,"*)

Tangan Diinfus, Petugas KPPS Tetap Ikut Rapat Meski Terbaring di RS: Abdi Negara Gak Boleh Manja

Viral video petugas KPPS jatuh sakit sampai dirawat di rumah sakit tapi tetap harus menghadiri rapat.

Video ini dibagikan oleh akun TikTok @yourbebygirllll.

Di video itu, tampak seorang petugas KPPS terbaring di ranjang rumah sakit.

Ia kemudian didatangi oleh rekan-rekannya untuk melaksanakan rapat di rumah sakit.

Baca juga: Nasi dan Tahu, Anggaran Makan Bimtek KPPS di Pasaman Barat Diduga Disunat, Peserta Beli Lagi di Luar

Viral, Aksi Petugas KPPS Jatuh Sakit Tangan Diinfus dan Dirawat Tapi Tetap Rapat di RS, Didatangi Rekannya
Viral, Aksi Petugas KPPS Jatuh Sakit Tangan Diinfus dan Dirawat Tapi Tetap Rapat di RS, Didatangi Rekannya (TikTok)

Sejumlah warganet memberikan semangat dan doa kepada petugas tersebut agar segera sembuh.

Hal ini mengingat hari pencoblosan Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 segera dilaksanakan.

Video, aksi petugas KPPS yang sakit tapi tetap rapat itu viral dibagikan akun TikTok @yourbebygirllll.

Dalam video tersebut memperlihakan seorang wanita dengan tangan diinfus.

Ia terlihat duduk berbaring di kasur perawatannya.

Kemudian wanita yang diduga bertugas sebagai petugas KPPS itu mempelihatkan suasana di ruang rawatnya.

Ternyata tak sendirian, ia didatangi beberapa rekannya.

Terlihat rekannya duduk berkumpul sembari membahas sesuatu.

Sementara itu dirinya ikut memperhatikan rekan tersebut.

Di sana juga terlihat beberapa rekannya itu membawa tumpukan kertas.

Dalam narasi video tersebut tertulis dirinya sedang sakit tapi wajib mengikuti rapat KPPS.

“Pov: lagi sakit tapi wajib ikut rapat KPPS,” tulisnya.

Meski begitu, wanita petugas KPPS yang tengah sakit itu menghibur dirinya.

Ia menuliskan keterangan dirinya sebagai petugas KPPS bahwa abdi negara tidak boleh manja.

“Abdi negara gak bole manja,” tulisnya.

Diketahui petugas KPPS yang jatuh sakit itu dirawat di RSU Islam Harapan Anda, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Kini, video aksi petugas KPPS yang sakit hingga dirawat tapi tetap rapat KPPS itu viral di media sosial.

Sejumlah warganet memberikan beragam reaksi.

Ada juga warganet semangat dan doa kepada petugas tersebut agar segera sembuh.

Hal ini mengingat hari pencoblosan Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 segera dilaksanakan.

Berikut beragam komentar warganet.

zuriya
“ada yg nyesel gak ikut KPPS? myesel gw”

N
“gue udah pengen cepet⊃2; tgl 14 anjir, gue menderita ikut KPPS

rrrawr
“setelah menjadi kpps, gue tau semua nama2 tetangga gue”

Who_az
“Gw ikut kpps malah seru anjir. soal nya anggota ny pada banyol terus tapi ketika ngerjain tugas satset dan bnr cape ge gak sebarapa”

VIRGO
“aku bersa di teror gara" ikut kpps pengen cepet-cepet selesai”

tiwie_2405
“Untuk seluruh petugas KPPS dimanapun kalian berada, semoga selalu diberikan kesehatan dan semoga pemilu berjalan aman dan lancar”

Lutfi.bgenk
“The rill demi negara,” tulis beragam komentar warganet.

Baca juga: Mengabdi untuk Negara, Petugas KPPS Ini Rutin Minum Jamu Jelang Pencoblosan, Antisipasi Kelelahan

Kisah Lainnya - Viral, Aksi Petugas KPPS di Jakarta Rebutan Makanan saat Pelantikan Tuai Sorotan

Viral, Aksi Petugas KPPS di Jakarta Rebutan Makanan saat Pelantikan Tuai Sorotan, Warganet Miris
Viral, Aksi Petugas KPPS di Jakarta Rebutan Makanan saat Pelantikan Tuai Sorotan, Warganet Miris (Kolase Instagram @undercover.id)

Sebuah video puluhan petugas KPPS di Jakarta rebutan makanan, viral di media sosial.

Sontak aksi petugas KPPS itu menuai sorotan dari warganet karena dinilai miris.

Video tersebut viral dibagikan akun Instagram @undercover.id, dikutip Tribunjabar.id, Kamis (1/2/2024).

Dalam video tersebut memperlihatkan puluhan petugas KPPS untuk Pemilu 2024.

Diketahui para petugas KPPS tersebut baru selesai melaksanakan pelatinkan KPPS yang digelar Senin (29/01/2024) lalu.

Mereka terlihat berada di sebuah ruangan berkerumun di depan meja yang menjajakan makanan.

Namun petugas KPPS berkurumun itu tampak kondusif.

Pasalnya mereka terlihat rebutan makanan yang ada di meja hidangan tersebut.

Mereka begitu saling cepat untuk mengambil makanan seolah tak ingin kehabisan.

Bahkan terlihat ada beberapa dari mereka yang mengambil makanannya di meja tersebut lebih dari satu.

Sontak makanan di meja itu pun habis seketika hanya dalam hitungan kurang dari 1 menit.

Dalam keterangan disebutkan kejadian petugas KPPS berebut makanan ini terjadi saat pelantikan KPPS Pemilu 2024 di Grand Mercure Jakarta. Senin (29/01/2024) lalu.

Kini, aksi petugas KPPS berebut makanan itu menuai sorotan warganet dan publik.

Baca juga: Pengakuan HH, Anggota KPPS yang Dipecat Karena Salam 2 Jari, Kini Nganggur, Tak Tahu Videonya Viral

Tak sedikit warganet mengaku miris melihat aksi petugas KPPS tersebut.

Sejumlah warganet menilai aksi petugas KPPS itu disamakan seperti monyet yang kelaparan.

Ada juga warganet yang menyebut aksi petugas KPPS itu norak dan tak mencerminkan etika baik.

Berikut beragam warganet.

“Padahal mereka ini penyelenggara pemungutan suara, utk bersikap adil dengan diri sendiri aja tidak bisa, bagaimana bersikap adil terhadap pemnungutan suara nanti?”

“spil daerah mana. ? NORAK!!!!”

“Seperti memberi makan monyet yang sedang kelaparan, apasalahnya antri/dibagi satu⊃;2; biar dapat semua.”

“Baru makanan aja loh.. belum segepok uang”

“Sifat asli seseorang keliatan ketika berhadapan sama duit dan makanan. miris poll”

“Seru aja liat drama n intrik di +62 gini. Ga yg diatas sm yg dibawah pada rebutan, cuman beda aja hokinya. Kenyang sehari sm kenyang 5tahun”

“SDM kurang beradab, memalukan sekali miris,” tulis beragam komentar warganet.

(cr17/tribun-medan.com, TribunJabar.id)

Diolah dari artikel Tribun-Medan.com dan TribunJabar.id

Sumber: Tribun Medan
Tags:
KPPSMedanpemilu
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved