Breaking News:

Berita Viral

Mahasiswi UNSRI Beli Obat Penggugur Kandungan 16 Butir Sebelum Tewas, Janin Dibuang ke dalam Kloset

Fakta baru kasus RF mahasiswi UNSRI yang meninggal usai dipaksa sang kekasih gugurkan kandungan. Janin dibuang ke dalam kloset.

Editor: jonisetiawan
via TribunSumsel
Diat Putra Nurkesuma pelaku yang cekoki kekasihnya obat penggugur kandungan hingga tewas, janin dibuang ke dalam kloset. 

TRIBUNTRENDS.COM - Terungkap fakta baru tentang kasus RF mahasiswi UNSRI yang meninggal usai dipaksa sang kekasih gugurkan kandungan.

Pelaku bernama Diat Putra Nurkesuma ternyata sempat membuang janin yang dikandung kekasihnya itu ke kloset.

Hal tersebut diungkap Imron Suwandi, selaku Ketua RT 10 Lingkungan 5, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara.

Beberapa jam setelah mahasiswi berisial RF meninggal dunia, Imron dipanggil aparat kepolisian, pada Jumat (17/11/2023) malam.

Baca juga: TERANCAM 8 Tahun Penjara, Pemuda Ini Sebabkan Pacarnya Tewas, Mahasiswi Unsri Lakukan Aborsi di Kos

Mahasiswi Unsri Tewas Dipaksa Pacar Minum Obat Penggugur Kandungan
Mahasiswi Unsri Tewas Dipaksa Pacar Minum Obat Penggugur Kandungan (Ist)

"Malam itu saya dipanggil polisi untuk ikut menyaksikan pemeriksaan kamar kos tempat mahasiswi itu (mengalami) pendarahan," kata Imron kepada wartawan, Senin (20/11/2023).

Begitu tiba di kamar kos, Imron mengaku melihat pelaku sudah diborgol, sementara polisi menggeledah isi kamar tersebut.

Sebelum digiring polisi, pelaku mengaku membeli obat penggugur kandungan sebanyak 16 butir lewat online shop.

"Keterangan dari pelaku, dia beli obat penggugur kandungan sebanyak 16 butir.

Disuruh minum obat itu pacarnya," ungkap Imron.

Namun tak dijelaskan lebih detil berapa butir obat yang dikonsumsi RF beserta sebotol minuman bersoda.

Menurut Imron, pelaku juga membuang janin kekasihnya ke kloset di kamar kos tersebut.

"Saat Jumat pagi, janinnya keluar dan diambil tersangka, dimasukkan kloset, lalu disiram," beber Imron.

Ketua RT 10 Lingkungan 5, Kelurahan Timbangan, Indralaya Utara, Imron Suwandi
Ketua RT 10 Lingkungan 5, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Imron Suwandi saat ditemui di kediamannya, Senin (20/11/2023).

Setelah janin keluar tersebut, RF disebut mulai mengalami kritis hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Ar Royyan Indralaya.

Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, RF menghembuskan nafas terakhir dan jasadnya dibawa ke kampung halaman di Padang, Sumatera Barat.

"Janinnya itu disiram dan kemungkinan masuk septic tank. 

Halaman
1234
Tags:
mahasiswiUniversitas Sriwijayaobatkloset
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved