Breaking News:

Berita Viral

Polisi Angkut Barang Bukti Baru dari Reruntuhan Mushala Ponpes Al Khoziny, Penyidikan Terus Berjalan

Tim penyidikan dari Polda Jatim kembali fokus pada ruruntuhan ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, penyidikan masih terus berlanjut.

Editor: Sinta Darmastri
Kolase TribunTrends/AI/Ist
PONDOK PESANTREN AMBRUK - Tim penyidikan dari Polda Jatim kembali fokus pada ruruntuhan ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, penyidikan masih terus berlanjut. 

TRIBUNTRENDS.COM - Tim penyidik dari Polda Jawa Timur (Jatim) kembali fokus pada misteri di balik ambruknya mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo. 

Dalam sebuah langkah krusial, tim gabungan yang terdiri dari INAFIS, Ditreskrimum, dan Ditreskrimsus telah menyelesaikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan.

Aksi penyidikan ini berlangsung pada hari Kamis (9/10/2025). Lokasi runtuhan yang sempat menjadi pusat perhatian dan dikunjungi warga, kini telah sepenuhnya steril dan tertutup oleh garis polisi.

Fokus pada Material Bangunan

Selama kurang lebih dua jam tim penyidik bekerja di lokasi, mereka dilaporkan membawa pulang sejumlah barang bukti penting. 

Sumber informasi menyebutkan bahwa barang-barang yang diamankan diduga kuat mencakup potongan besi, beton, dan kayu.

Material-material ini menjadi kunci penting. Semua barang bukti yang dibawa akan digunakan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, demi mengungkap secara pasti apa yang menjadi penyebab utama ambruknya bangunan tiga lantai tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian memilih untuk tidak merinci jenis barang bukti apa saja yang telah diambil dari lokasi. Mereka beralasan bahwa proses penyidikan saat ini masih dalam tahap berlangsung.

"Nanti saat proses penyidikan, kita update secara bertahap," tegas Kabid Humas Polda Jatim, Jules Abraham Abast, saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (10/10/2025).

Baca juga: Potongan Tubuh Haikal Santri Al Khoziny Teridentifikasi Melalui DNA, Ibu Korban Alami Syok Berat

Tragedi dan Proses Hukum

Peristiwa nahas robohnya mushala Ponpes Al Khoziny, yang berlokasi di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, itu sendiri terjadi pada Senin sore, 29 Oktober 2025.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam. Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat insiden tersebut menimbulkan total 171 korban. 

Dari jumlah itu, 104 orang berhasil diselamatkan, namun sayangnya, 67 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Operasi SAR gabungan yang heroik berhasil mengevakuasi seluruh korban setelah sembilan hari pencarian. 

Setelah tugas Basarnas selesai, kini proses telah dilanjutkan sepenuhnya oleh tim kepolisian untuk tahap penyelidikan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
Ponpes Al Khozinybarang buktipolisi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved