Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

'Itulah Hukum, Tak Adil' Kecewa Bibi Brigadir J, Tuntutan Bharada E Harusnya Lebih Ringan dari Putri

Luapan kecewa Bibi Brigadir J, sebut hukuman Bharada E harusnya lebih ringan dari Putri Candrawathi.

Editor: ninda iswara
YouTube Kompas TV
Luapan kecewa Bibi Brigadir J, sebut hukuman Bharada E harusnya lebih ringan dari Putri Candrawathi. 

TRIBUNTRENDS.COM - Roslin Simanjuntak luapkan kekecewaan setelah mendengar tuntutan kepada Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Putri Candrawathi.

Bibi Brigadir J ini merasa tuntutan keduanya tidak adil.

Sebagai informasi, Bharada E dituntut 12 tahun penjara dan Putri Candrawathi hanya 8 tahun penjara.

Selain Richard dan Putri, terdakwa pembunuhan berencana Yosua lainnya, Ferdy Sambo dituntut pidana seumur hidup sedangkan Kuat Maruf dan Ricky Rizal sama dengan Putri, hanya dituntut delapan tahun.

JPU meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Bharada E terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan pidana tahun 12 tahun agar perintah tetap ditahan," kata jaksa saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023).

Bharada E dinilai terbukti melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca juga: Daftar Tuntutan 5 Terdakwa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Seumur Hidup, Putri Cuma 8 Tahun

Roslin Simanjuntak, bibi Brigadir J kecewa dengan tuntutan Bharada E dan Putri Candrawathi
Roslin Simanjuntak, bibi Brigadir J kecewa dengan tuntutan Bharada E dan Putri Candrawathi (TribunJakarta.com)

Roslin Simanjuntak menilai tuntutan tersebut tidak adil.

Ia lalu membandingkan tuntutan hukuman Bharada E dengan Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Bripka RR.

Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Bripka RR diketahui hanya dituntut JPU 8 tahun penjara.

"Itulah hukum, tidak adil," ucap Roslin dikutip TribunJakarta dari Kompas TV, pada Rabu (18/1/2023).

Roslin Simanjuntak mengungkapkan Bharada E sudah berani bersaksi dan membongkar skenario pembunuhan Brigadir J yang dibuat oleh Ferdy Sambo.

"Eliezer ini kan sudah bersaksi menyatakan kebenaran, dan membuka seluruh rencana mereka," kata Roslin.

Roslin menilai tuntutan hukuman Bharada E seharusnya lebih ringan dibandingkan dengan Putri Candrawathi.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved