Breaking News:

Ngadu ke Hotman Paris, Ibu Pilu Anaknya Dilecehkan Kepala Sekolah & Tukang Sapu, Ini Kronologinya

Nasib pilu bocah usia 10 tahun dilecehkan kepala sekolah dan tukang sapu, ibunya ngadu ke Hotman Paris cari keadilan.

Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Instagram/hotmanparisofficial
Ngadu ke Hotman Paris, ibu pilu ceritakan anaknya diperkosa kepala sekolah dan tukang sapu 

Sembari mengenakan masker berwarna putih, Buchori waspada dengan tatapan kosong di matanya.

Modus Pelaku Pelecehan

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan Buchori kini ditangani Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Muhammad Nur Azis mengurai modus Buchori saat melakukan pelecehan seksual.

Ternyata pelaku sempat membeli bensin di toko tempat kejadian perkara.

Usai membeli bensin, nafsu birahi Buchori tiba-tiba memuncak lantaran bertemu bocah perempuan.

"Jadi modus operandinya itu, dia (pelaku) membeli bensin di situ (toko) dan kemudian ada korban. Birahinya meningkat dan kemudian dilakukan pelecehan tersebut," kata AKBP Muhammad Nur Azis dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Sabtu (25/6/2022).

Selain itu, Buchori sempat mengungkapkan aksi kejinya yang lain kepada polisi.

Ternyata, pria cabul itu tak cuma satu kali melakukan pelecehan seksual.

Di waktu yang sama, Buchori tersebut juga sempat melakukan pelecehan kepada seorang gadis berusia 12 tahun berinisial I.

Aksi itu dilakukan Buchori di dalam toko.

Tersangka pria yang lecehkan dua gadis kecil di Gresik diduga sedang melamar kerja jadi guru. Dalam video yang viral, pria asal Surabaya ini menciumi gadis kecil di gresik. Korbannya ada dua. Motifnya, nafsu meningkat lihat anak-anak
Tersangka pria yang lecehkan dua gadis kecil di Gresik diduga sedang melamar kerja jadi guru. Dalam video yang viral, pria asal Surabaya ini menciumi gadis kecil di gresik. Korbannya ada dua. Motifnya, nafsu meningkat lihat anak-anak (TRIBUNJATIM.COM/Willy Abraham)

Atas tindakan Buchori, polisi menduga pelaku nekat mencabuli anak di bawah umur karena tergiur paras cantik korbannya.

Adapun sosok Buchori, pria tua itu adalah seorang duda.

"Dia sendiri adalah seorang duda sejak 2018. Mungkin ada wanita dan dirasa itu cantik atau apa, sehingga melakukan pencabulan itu," pungkas AKBP Muhammad Nur Azis.

Perihal identitas pelaku, polisi mengungkap fakta.

Buchori ternyata bukan lah warga Gresik. Pelaku ternyata berasal dari Surabaya.

Bukhori diketahui hendak melamar menjadi calon pengajar di salah satu pondok pesantren di Desa Asempapak, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Atas tindakannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagimana dimaksud dalam pasal 82 jo 76E UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang–Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman minimal lima tahun minimal maksimal 15 tahun penjara," imbuh AKBP Muhammad Nur Azis.

Penampakan pria yang cium bocah perempuan saat diciduk polisi. Pria bernama Bukhori (39) itu ditangkap polisi setelah kepergok melakukan pelecehan seksual terhadap dua bocah di Gresik
Penampakan pria yang cium bocah perempuan saat diciduk polisi. Pria bernama Bukhori (39) itu ditangkap polisi setelah kepergok melakukan pelecehan seksual terhadap dua bocah di Gresik (kolase Instagram dan Tribun Jatim)

Sempat Disebut Bukan Pelecehan

Sebelum pelaku ditangkap, kasus bocah dilecehkan itu sempat ramai di media sosial.

Hal itu lantaran publik gusar dengan pernyataan polisi yang menyebut sang bocah tidak dilecehkan.

Diwartakan sebelumnya, setelah video tersebut viral, Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam yang menyatakan tidak menemukan unsur pelecehan seksual dalam kejadian itu.

"Sepintas saya lihat tidak ada unsur pelecehan seksual yang terjadi, masak seperti itu pelecehan. Anaknya juga tidak sampai menangis, juga tidak ada laporan yang kami terima," kata Iptu Khairul Alam, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (23/6/2022).

Iptu Khairul Alam ketika itu menjelaskan, peristiwa yang terekam dalam video tersebut memang benar-benar terjadi.

Tangkapan layar video anak kecil diciumi seorang pria, yang diketahui berada di sebuah toko di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik.
Tangkapan layar video anak kecil diciumi seorang pria, yang diketahui berada di sebuah toko di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik. (tangkapan layar Facebook)

Namun, menurutnya, tak ada unsur pelecehan seksual seperti narasi dalam unggahan video di Facebook.

Khairul mengaku pihaknya sudah menemui orangtua anak bawah umur yang menjadi korban.

Dia mengemukakan, orangtua maupun pihak keluarga tidak mempunyai niatan untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Tidak ada laporan yang kami terima terkait kejadian itu. Bahkan saat ditemui petugas tadi, orangtuanya juga tidak mempunyai niatan untuk melaporkan," ucap Iptu Khairul Alam.

Terkait pernyataan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Muhammad Nur Azis menyatakan, telah memproses pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku dan sudah menetapkan sebagai tersangka.

"Mungkin saat menyampaikan itu masih belum menemukan (unsur pelecehan seksual). Tapi sudah kami lakukan, kami sudah melakukan penyelidikan, sudah dinaikkan penyidikan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saya atas nama pimpinan, kalau ada yang menyampaikan kurang tepat, saya mohon maaf," tutur AKBP Muhammad Nur Azis.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Bocah 10 Tahun dari Medan Diperkosa Kepsek dan Tukang Sapu Sekolah, Lapor Hotman Paris Cari Keadilandan di TribunnewsBogor.com dengan judul Wajah Tersenyum Pria yang Cium Bocah saat Diciduk Tuai Sorotan, Pelaku Ungkap Aksi Kejinya yang Lain

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved