Respon Sri Mulyani setelah Rumahnya di Bintaro Dijarah, Tulis Pesan: Bismillah, Kami Perbaiki
Pesan Sri Mulyani setelah rumahnya di Bintaro Tangerang Selatan dijarah pada Minggu (31/8/2025). Tulis pesan ini.
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Aksi protes yang meluas dalam beberapa hari terakhir turut menyeret nama-nama pejabat publik, salah satunya Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati.
Kediamannya yang berada di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, menjadi sasaran amukan massa yang merangsek masuk pada Minggu dini hari (31/8/2025).
Rumah bercat putih yang sudah lama tidak dihuni itu tampak porak-poranda setelah dijarah.
Sejumlah warga yang menyaksikan langsung menyebutkan bahwa massa mengambil berbagai barang dari dalam rumah, mulai dari lukisan, televisi, hingga perlengkapan makan.
Seorang saksi mata bahkan menyebutkan, "Gelombang massa datang dua kali. Yang pertama sekitar pukul 00.30, lalu menyusul gelombang kedua sekitar pukul 02.30. Barang-barang mulai diangkut oleh orang-orang yang sepertinya datang dari luar daerah."
Pernyataan Sri Mulyani: Seruan Demokrasi dan Etika Publik
Menanggapi insiden tersebut, Sri Mulyani menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun media sosialnya.
Ia memulai dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan moral:
"Terimakasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini."
Dalam pernyataannya, Sri Mulyani menekankan bahwa menjadi bagian dari pemerintahan adalah amanah yang penuh tantangan.
Ia menyadari bahwa kebijakan publik seringkali menimbulkan perbedaan pendapat, namun menegaskan bahwa jalur konstitusional harus dijunjung tinggi:
"Sebagai pejabat negara saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Ini bukan ranah atau selera pribadi."
"UU disusun melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan Partisipasi Masyarakat secara terbuka dan transparan."
Sri Mulyani juga mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menggugat kebijakan melalui jalur hukum:
"Apabila publik tidak puas dan hak konstitusi dilanggar UU - dapat dilakukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi."
Baca juga: Tak Cuma Rumah Ahmad Sahroni, Rumah Sri Mulyani Juga Diserbu Massa, Kursi hingga Guci Dibawa Keluar
Sumber: Tribunnews.com
| Prabowo Sudah Bidik Dadan Hindayana Sebelum Dicopot, Dugaan Pemborosan Anggaran, BGN Target OTT KPK? |
|
|---|
| Dadan Hindayana Dicopot, Sufmi Dasco Minta BGN Berbenah: Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat |
|
|---|
| Prabowo Copot Dadan Hindayana & 2 Pimpinan BGN, Terlibat Jual Beli Titik SPPG? Mensesneg: Audit |
|
|---|
| Bupati Hamenang Bicara Soal Tren Game Mobile, Sebut Tak Bisa Dilawan tapi Diarahkan Jadi Prestasi |
|
|---|
| Bupati Hamenang Sebut Esports Bisa Jadi Jalan Prestasi Anak Muda Klaten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Pesan-Sri-Mulyani-setelah-rumahnya-di-Bintaro-Tangerang-Selatan-dijarah.jpg)