Breaking News:

Berita Viral

Tak Ada Ampun! Perawat Berjoget di Ruang Operasi Resmi Dipecat, RSUD Datu Beru: Sudah Tak Aktif!

Riga Septian Bahri dinonaktifkan dari tugas dan ditarik dari ruang bedah di RSUD Datu Beru setelah video dirinya berjoget saat operasi viral

Editor: jonisetiawan
Instagram @infokbb_id
NAKES DI ACEH - Riga Septian Bahri dinonaktifkan dari tugas dan ditarik dari ruang bedah di RSUD Datu Beru setelah video dirinya berjoget saat operasi viral. 

Ringkasan Berita:
  • Riga Septian Bahri dinonaktifkan dari tugas dan ditarik dari ruang bedah di RSUD Datu Beru setelah video dirinya berjoget saat operasi viral
  • Hasil investigasi menyebut tindakan serupa bukan pertama kali terjadi
  • Riga mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka, namun pihak rumah sakit tetap menyerahkan penanganan lanjutan ke BKPSDM sebagai bagian dari pembinaan dan sanksi

 

TRIBUNTRENDS.COM - Gelombang reaksi publik tak terelakkan ketika sebuah video memperlihatkan aksi tak biasa di ruang operasi menyebar luas di media sosial.

Di tengah suasana yang seharusnya penuh ketenangan dan profesionalitas, sebuah tindakan yang dianggap tak pantas justru terjadi memantik sorotan tajam sekaligus pertanyaan besar tentang etika di dunia medis.

Seorang perawat yang menjadi sorotan akibat video dirinya berjoget saat proses operasi berlangsung di RSUD Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah, kini telah dinonaktifkan dari tugasnya.

Kepala Humas RSUD Datu Beru, Himawan, menyampaikan bahwa perawat tersebut juga telah ditarik dari layanan bedah. 

“Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan serta ditarik dari layanan bedah. Kami menyayangkan terjadinya aksi perawat tersebut saat dokter sedang melakukan operasi pasien,” ujarnya pada Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Permintaan Maaf Nakes yang Joget Saat Operasi Pasien, Mengaku Spontan Bawa Alat Pengeras Suara

Ditarik dari Tugas dan Dikembalikan ke Instansi Kepegawaian

Lebih lanjut, Himawan menjelaskan bahwa perawat yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) itu tidak lagi menjalankan tugas di rumah sakit.

Ia telah dikembalikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tengah untuk proses pengawasan serta pembinaan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan tidak lagi aktif di rumah sakit. Rumah sakit juga sudah mengembalikan yang bersangkutan kepada BKPSDM untuk pengawasan dan pembinaan,” katanya.

Ilustrasi perawat -
Ilustrasi perawat - Riga Septian Bahri dinonaktifkan dari tugas dan ditarik dari ruang bedah di RSUD Datu Beru setelah video dirinya berjoget saat operasi viral. (Freepik.com)

Peringatan Berulang yang Tak Digubris

Hasil investigasi internal rumah sakit mengungkap fakta bahwa tindakan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Perawat tersebut disebut telah beberapa kali diingatkan untuk tidak merekam maupun menyebarkan video dari dalam ruang bedah. Terlebih lagi, aturan rumah sakit secara tegas melarang penggunaan telepon seluler di area tersebut.

Namun, peringatan demi peringatan tidak diindahkan hingga akhirnya video berjoget itu terlanjur viral dan memicu kontroversi luas di tengah masyarakat.

Meski demikian, Himawan menegaskan bahwa aksi tersebut tidak mengganggu jalannya operasi secara teknis.

“Aksi perawat berjoget tersebut tidak mengganggu dokter yang sedang menangani pasien. 

Akan tetapi, aksi perawat tersebut tidak beretika dan tidak profesional, sehingga menimbulkan pro kontra di masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Riga Septian Perawat yang Joget saat Pasien Dibedah Nangis Minta Maaf, RSUD Datu Beru Siapkan Sanksi

Sikap Tegas Manajemen Rumah Sakit

Halaman 1/2
Tags:
perawatjogetRSUD Datu Beru Aceh
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved