Berita Viral
Tragedi Berulang di Bantargebang: Sampah Longsor Lagi, 5 Tewas, 3 Kali dalam 4 Bulan
Longsor gunungan sampah di Bantargebang tercatat sudah tiga kali terjadi hanya dalam kurun sekitar empat bulan terakhir.
Editor: Amir M
Ringkasan Berita:
- Gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, kembali longsor pada Minggu (8/3/2026) saat truk-truk mengantre membuang muatan.
- Peristiwa ini menimbun sopir truk dan warga sekitar, menyebabkan lima orang tewas dan empat lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
- Insiden tersebut menambah catatan longsor di Bantargebang yang sudah terjadi tiga kali dalam kurun sekitar empat bulan terakhir.
TRIBUNTRENDS.COM – Tragedi longsor gunungan sampah kembali terjadi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026), menewaskan lima orang dan menyisakan korban yang masih dalam pencarian.
Insiden ini menambah daftar bencana serupa di lokasi tersebut, yang tercatat sudah tiga kali terjadi hanya dalam kurun sekitar empat bulan terakhir.
Terbaru, longsoran sampah terjadi saat truk-truk mengantre membuang muatan, menimbun sopir dan warga di sekitar area pembuangan.
Seperti diketahui, gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa ini bermula saat sejumlah truk sampah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan TPST Bantargebang pada Minggu siang.
“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah," ujar anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Eko Uban saat dikonfirmasi, Minggu.
Sopir truk hingga warga ikut tertimbun
Longsoran sampah tidak hanya menimpa sopir truk yang mengantre di lokasi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar area pembuangan juga ikut tertimbun.
Menurut Eko, warga yang berada di warung di sekitar lokasi kejadian turut menjadi korban saat tumpukan sampah ambruk.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 13 orang menjadi korban yang terdiri dari sopir truk sampah, warga sekitar, hingga pemulung.
Dari total korban tersebut, dalam pencarian awal, empat orang ditemukan meninggal dunia, empat lainnya selamat, dan lima orang masih dinyatakan hilang.
Petugas gabungan kemudian melakukan operasi pencarian terhadap para korban yang diduga masih tertimbun material sampah.
Pencarian korban dilakukan Senin pagi
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin (9/3/2026) pagi menunjukkan petugas terus melakukan pencarian korban di area longsoran.
Sebanyak 15 unit ekskavator dikerahkan untuk membuka timbunan sampah dan mempercepat proses pencarian.
Petugas menyisir area longsoran secara bertahap untuk memastikan tidak ada korban yang masih tertimbun.
Sumber: Kompas.com
| Ahmad Luthfi Resmikan Daycare Khusus Buruh: Jangan Seperti di Jogja, Disuruh Rawat Malah Diikat |
|
|---|
| Candaan Spontan Prabowo saat Massa Buruh Histeris Lihat Seskab Teddy: Gue Presidennya, Bukan Dia! |
|
|---|
| Penyesalan Oknum TNI AL Usai Video Aksi Gebrak Ambulans Viral: Minta Maaf, Janji Tak Ulangi Lagi |
|
|---|
| Kronologi Oknum TNI Gebrak Ambulans yang Bawa Pasien di Surabaya: Melawan Arus, Melawan Kemanusian |
|
|---|
| Jejak Kriminal Ketua Yayasan Little Aresha Dibongkar Polisi: Dari Koruptor Jadi Pengelola Daycare |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Sejumlah-alat-berat-dikerahkan-dalam-pencarian-korban-longsor-TPST-Bantargebang-Senin-932026.jpg)