Berita Viral
Kronologi Oknum TNI Gebrak Ambulans yang Bawa Pasien di Surabaya: Melawan Arus, Melawan Kemanusian
Kronologi anggota TNI Angkatan Laut terlibat adu argumen dengan sopir ambulans, bahkan sempat bersikap emosional hingga gebrak kendaraan
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Seorang anggota TNI Angkatan Laut terlibat adu argumen dengan sopir ambulans, bahkan sempat bersikap emosional hingga menggebrak kendaraan.
- Peristiwa berlangsung di Surabaya, tepatnya di Jalan Bengawan, saat ambulans sedang menjemput pasien rujukan dari rumah sakit
- Kemacetan diperparah oleh pengendara yang melawan arus, sehingga kendaraan darurat tidak bisa melintas dengan lancar
TRIBUNTRENDS.COM - Insiden yang melibatkan aparat kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sebuah momen yang seharusnya menyangkut keselamatan nyawa justru berubah menjadi perdebatan di jalan raya dan berujung viral di media sosial.
Kronologi: Ambulans Terhambat di Tengah Jalan
Peristiwa terjadi di Jalan Bengawan, Wonokromo, Surabaya, pada Senin (27/4/2026).
Saat itu, ambulans milik Yayasan Dana Sosial Al-Falah tengah menjalankan tugas penting: menjemput pasien dari Rumah Sakit William Booth untuk dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo.
Baca juga: Oknum TNI di Konawe Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Bocah SD Kabur saat Diperiksa
Namun di tengah perjalanan, ambulans justru terhambat oleh kondisi lalu lintas yang semrawut.
Sejumlah pengendara diketahui melawan arus, memperparah situasi di jalan yang seharusnya memberi prioritas kepada kendaraan darurat.
Di tengah kekacauan itu, muncul satu insiden yang memicu konflik.
Cekcok dan Aksi Emosional
Salah satu pengendara yang diketahui merupakan anggota TNI Angkatan Laut, kemudian terlibat cekcok dengan sopir ambulans.
Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat marah, bahkan sempat menggebrak kendaraan ambulans.
Koordinator ambulans YDSF, Sodik, mengungkapkan bahwa situasi sempat memanas.
“Setelah itu, orangnya juga masih marah, juga sempat ya berkata kotor. Terakhir bilang intinya enggak apa diviralkan,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, ambulans mengalami keterlambatan sekitar 10 menit waktu yang sangat krusial dalam penanganan pasien.
Viral di Media Sosial, Berujung Klarifikasi
Tak butuh waktu lama, video insiden itu menyebar luas di media sosial dan menuai reaksi publik. Banyak yang menyoroti tindakan yang dinilai menghambat tugas kemanusiaan.
Beberapa hari kemudian, muncul video klarifikasi dari sosok yang diduga terlibat, yakni Sujarwo.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Sumber: TribunTrends.com
| Jejak Kriminal Ketua Yayasan Little Aresha Dibongkar Polisi: Dari Koruptor Jadi Pengelola Daycare |
|
|---|
| ASN Brebes Bisa Absen Sambil Tiduran di Rumah, Ternyata Pakai Aplikasi Sakti, Bayar Rp 250 Ribu |
|
|---|
| Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Status Sopir Taksi Pemicu Tabrakan KRL vs Argo Bromo: Belum Ditahan |
|
|---|
| Kompol Dedi Kurniawan Lolos Tes Urine, Polri Tetap Beri Hukuman karena Langgar Kesusilaan |
|
|---|
| Polisi Bongkar Kurangnya Jam Terbang Sopir Taksi Hijau: Baru Kerja 3 Hari, Training Cuma Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Seorang-anggota-TNI-Angkatan-Laut-terlibat-adu-argumen-dengan-sopir-ambulans.jpg)