Berita Viral
Kena Peluru Nyasar, Siswi Bertahan Jalan ke IGD dalam Kondisi Kesakitan
Seorang siswi terluka akibat peluru nyasar dan harus berjalan kaki menuju IGD sambil menahan rasa sakit.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Pihak kepolisian masih irit memberikan keterangan terkait kasus dugaan peluru nyasar yang melukai seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Lumajang, Jawa Timur. Hingga enam hari setelah peristiwa terjadi, penyelidikan belum juga menunjukkan titik terang.
Polisi belum mengumumkan jenis maupun kepemilikan benda yang diduga peluru dan sempat tertancap di paha kiri korban. Padahal, siswi berinisial NS itu telah menjalani operasi pengangkatan benda asing sesaat setelah kejadian, tepatnya pada Rabu (4/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat jam istirahat sekolah. NS bersama tiga temannya tengah bercanda di depan kelas yang berada di lantai dua gedung sekolah. Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat di bagian paha kiri disertai keluarnya darah. Setelah diperiksa, ditemukan luka yang diduga akibat tembakan peluru.
Wakapolres Lumajang Kompol Suwarno enggan memberikan penjelasan mengenai perkembangan penyelidikan. Saat ditemui usai menghadiri peringatan Hari Pers Nasional di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Suwarno memilih meninggalkan lokasi meski puluhan wartawan telah menunggu.
“Ke Kasi Humas saja,” ujarnya singkat sambil berjalan pergi, Senin (9/2/2026).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jenis peluru maupun senjata yang digunakan. Penentuan tersebut, kata dia, masih menunggu hasil uji balistik.
Baca juga: Balita 4 Tahun Tertembak Peluru di Mata, Tragedi Kelam Tawuran Belawan dan Jerit Hati Seorang Ibu
“Kita belum bisa memastikan bentuknya apa dan dari senjata apa sebelum melalui uji balistik,” ujar Suprapto.
Selain itu, polisi juga belum mengetahui arah datangnya tembakan. Hingga kini, penyelidik baru memastikan adanya suara tembakan sebelum korban merasakan sakit.
“TKP berada di lantai dua, tapi arah tembakannya belum diketahui. Yang jelas hanya terdengar suara tembakan, lalu korban merasakan sakit di paha kiri,” katanya.
Suprapto juga mengungkapkan bahwa hasil visum dari RSUD dr. Haryoto Lumajang belum diterima pihak kepolisian.
“Untuk hasil visum juga belum kami terima dari rumah sakit,” imbuhnya.
Meski mengalami luka tembak, NS masih mampu berjalan kaki menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Haryoto Lumajang dengan menahan rasa sakit. Ia tiba di IGD sekitar pukul 11.00 WIB dengan diantar oleh guru sekolah.
Pelaksana Tugas Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, mengatakan korban berjalan perlahan dari area parkir hingga masuk ruang IGD.
Baca juga: Pilu Balita di Medan yang Kena Peluru Nyasar dari Tawuran, Mata Bercucuran Darah, Ini Kondisinya
“Saat datang, pasien berjalan pelan sambil menahan nyeri di bagian paha,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Hasil pemeriksaan medis menemukan luka berdiameter sekitar 0,5 hingga 1 sentimeter pada paha kiri korban. Pemeriksaan radiologi menunjukkan adanya benda asing di bawah lapisan kulit, yang kemudian diangkat melalui tindakan operasi.
Sumber: TribunTrends.com
| Rekam Jejak Ketua Yayasan Daycare Little Aresha, Residivis Kasus Korupsi, Dihukum Penjara 3 Tahun |
|
|---|
| Korban Daycare Little Aresha Alami Gangguan Tumbuh Kembang, Kognitif Terdampak, Bayang-bayang Trauma |
|
|---|
| Oknum TNI di Konawe Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Bocah SD Kabur saat Diperiksa |
|
|---|
| Sosok Dedi Kurniawan, Polisi Viral Gara-gara Isap Vape Narkoba, Ternyata Punya Daftar Dosa Panjang |
|
|---|
| Viral Polisi di Sumut Terekam Lemas Tak Berdaya, Diduga Isap Vape Narkoba, Kini Nasibnya Tragis! |
|
|---|