Berita Viral
Duka Guru Agama Sitti Halimah yang di Intimidasi Kepala Sekolah, Ikatan Alumni Pasang Badan
Sitti Halimah diduga menjadi korban perundungan (bullying) hingga penganiayaan yang dilakukan oleh atasannya sendiri, sang Kepala Sekolah.
Editor: Sinta Darmastri
Maafkan kami anakmu Mama, belum bisa berikan kebahagiaan di hari tuamu, tapi justru masih terus tegar berjuang dengan kehidupanmu yang penuh ketidak adilan,’.
Baca juga: Nestapa Guru Agama Sitti Halimah yang Diduga Dianiaya Kepala Sekolah dan Diasingkan di Perpustakaan
Alumni Pasang Badan: Ini Melampaui Batas Kewenangan
Reaksi keras datang dari Ketua IKA STIT IKN, Bakhrul Ulum.
Sebagai rekan seangkatan, ia menilai tindakan Kepala Sekolah SDN 001 Sebatik Tengah bukan sekadar masalah internal, melainkan pelanggaran berat terhadap martabat seorang pendidik.
‘’Perbuatan Kepsek SDN 001 Sebatik Tengah terhadap salah satu sesama rekan Alumni STIT IKN, telah melampaui batas kewenangan, mencederai martabat guru, dan melanggar kode etik pendidik,’’ tegas Bakhrul melalui keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).
Bakhrul menyoroti berbagai tindakan sepihak yang dianggap zalim, mulai dari:
Mutasi Internal Punitif: Pemindahan tugas yang bersifat menghukum.
Intimidasi Finansial: Penahanan hak sertifikasi yang mencapai puluhan juta rupiah.
Beban Kerja Irasional: Pemberian tugas yang tidak masuk akal.
‘’Kami mendesak Dinas Pendidikan Nunukan untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh, memberikan sanksi tegas, hingga mencopot jabatan Kepala Sekolah yang bersangkutan demi menyelamatkan marwah institusi pendidikan,’’ tambahnya.
Baca juga: Siasat Guru Agama di Ciledug, Tangerang Setubuhi Muridnya, Pura-pura Dapat Mimpi Bisa Obati Penyakit
Sikap Diam Pihak Sekolah dan Respons Dinas Pendidikan
Hingga laporan ini disusun, sang Kepala Sekolah yang menjadi pusat persoalan belum memberikan klarifikasi.
Upaya konfirmasi melalui telepon maupun pesan singkat masih belum mendapatkan respons.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman.
Saat ini, ia sedang berada di wilayah pedalaman untuk agenda Musrenbang.
‘’Saya belum bisa berkomentar. Kita masih selidiki kejadiannya seperti apa,’’ ujar Akhmad singkat melalui pesan WhatsApp.
Solidaritas untuk Keadilan
Kasus Sitti Halimah kini menjadi simbol perlawanan terhadap kesewenang-wenangan di dunia pendidikan.
Sumber: TribunTrends.com
| Polemik LCC MPR, Disdik Kalbar Klaim Speaker Gangguan, Eks Gubernur Sutarmidji: Juri Tidak Kompeten |
|
|---|
| Alyssa Daguise Hanya Minta Dibawakan Makanan Sederhana Ini Saat Dijenguk Teman, Jaga Privasi Bayi |
|
|---|
| Juri Cerdas Cermat yang Komentari Artikulasi Peserta Kini Viral, Rumah Milyaran Miliknya Dikulik |
|
|---|
| Ucap 'Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik' Saat Peserta Cerdas Cermat MPR Protes, Akun MC Kini Hilang |
|
|---|
| Juri Cerdas Cermat Dinonaktifkan Buntut Lalai Menilai, MPR Juga Akan Evaluasi Pelaksanaan Lomba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/sitti-halimah.jpg)