Breaking News:

Berita Viral

Wow! Adu Gaji Militer AS vs Rusia yang Bikin Sejumlah WNI Banting Setir Jadi Tentara Luar Negeri

Angka pendapatan yang ditawarkan militer Amerika dan Rusia memang tergolong fantastis jika dibandingkan dengan standar gaji tentara di tanah air.

Editor: Sinta Darmastri
Kolase Instagram @bunda_kesidaa/TikTok @swaranation.com
GAJI TENTARA AMERIKA DAN RUSIA - Angka pendapatan yang ditawarkan militer Amerika dan Rusia memang tergolong fantastis jika dibandingkan dengan standar gaji tentara di tanah air. 

Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan data DJPb Kemenkeu, prajurit berpangkat rendah seperti Prada (TNI) atau Bharada (Polri) saat ini menerima gaji pokok di kisaran Rp1.775.000 hingga Rp2.741.300
  • Gaji tentara bayaran di Rusia mencapai 200.000 rubel atau setara Rp41,1 juta per bulan
  • Bagi pemula di level Enlisted (E) pada unit Garda Nasional di Amerika, rata-rata pendapatan tahunan mencapai $35.072 (sekitar Rp605 juta)

 

TRIBUNTRENDS.COM - Daya tarik menjadi abdi negara di luar negeri nampaknya kian memikat bagi sebagian masyarakat Indonesia. 

Bukan sekadar prestise, angka pendapatan yang ditawarkan militer Amerika Serikat (AS) dan Rusia memang tergolong fantastis jika dibandingkan dengan standar gaji tentara di tanah air.

Di Indonesia sendiri, gaji pokok TNI dan Polri diwacanakan mengalami kenaikan sebesar 8 persen pada tahun 2026. 

Berdasarkan data DJPb Kemenkeu, prajurit berpangkat rendah seperti Prada (TNI) atau Bharada (Polri) saat ini menerima gaji pokok di kisaran Rp1.775.000 hingga Rp2.741.300. 

Jika kenaikan 8 persen tersebut disahkan, angka maksimal yang bisa dibawa pulang adalah sekitar Rp2.960.604 per bulan.

Angka ini tentu terpaut jauh jika kita melirik kantong para tentara di Amerika atau mereka yang bergabung dalam pusaran konflik di Rusia.

Baca juga: Ramai Status WNI Syifa yang Jadi Tentara Amerika Pakai Green Card, Disentil Anggota DPR Perihal Ini

Adu Nasib: Dompet Rusia vs Cuan Amerika

Gaji di Rusia: Angka Fantastis di Tengah Konflik 

Laporan dari The World per Januari 2025 mengungkapkan bahwa Rusia menawarkan upah yang sangat kompetitif bagi mereka yang bersedia terjun ke medan tempur. 

Gaji tentara bayaran di sana mencapai 200.000 rubel atau setara Rp41,1 juta per bulan.

Dara Massicot, peneliti senior di Carnegie Endowment for International Peace, memberikan gambaran betapa besarnya nilai tersebut.

"Mereka (Rusia) menawarkan gaji pokok bulanan sekitar 200.000 ribu rubel per bulan. Gaji tersebut termasuk dalam 10 hingga 15 persen gaji nasional Rusia, jadi ini bukan uang receh. Ini (memberikan) banyak orang gaji yang belum pernah mereka terima sebelumnya."

Realitas ini diamini oleh salah satu WNI yang bergabung, Muhammad Rio, yang mengaku menerima gaji Rp42 juta per bulan ditambah bonus fantastis mencapai Rp420 juta.

Gaji di Amerika Serikat: Sistem Terukur Garda Nasional 

Di sisi lain, Amerika Serikat menerapkan sistem gaji berdasarkan kepangkatan dan masa kerja. 

Halaman 1/3
Tags:
Kezia SyifaTentara AmerikaRusia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved