Berita Viral
Wow! Adu Gaji Militer AS vs Rusia yang Bikin Sejumlah WNI Banting Setir Jadi Tentara Luar Negeri
Angka pendapatan yang ditawarkan militer Amerika dan Rusia memang tergolong fantastis jika dibandingkan dengan standar gaji tentara di tanah air.
Editor: Sinta Darmastri
Bagi pemula di level Enlisted (E) pada unit Garda Nasional, rata-rata pendapatan tahunan mencapai $35.072 (sekitar Rp605 juta).
Jika dirinci, seorang prajurit bisa mengantongi:
Rp49,5 juta per bulan.
Rp11,4 juta per minggu.
Rp285 ribu per jam.
Bagi Warga Negara Indonesia, angka ini merupakan basis pendapatan yang sangat menjanjikan dan masih bisa bertambah seiring kenaikan pangkat.
Baca juga: Prediksi Gaji Syifa Gadis Berhijab Jadi Tentara AS, DPR Ingatkan Konsekuensi, Dianggap Langgar UU
Kisah Syifa: Hijab di Balik Seragam US Army
Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh sosok Syifa, gadis asal Tangerang, Banten, yang resmi bergabung dengan Army National Guard Amerika Serikat.
Penampilannya yang tetap mengenakan hijab di balik seragam loreng bertuliskan US Army menuai decak kagum sekaligus rasa penasaran.
Meski masih berstatus WNI, Syifa bisa mendaftar karena merupakan pemegang Green Card. Safitri, sang ibunda, menjelaskan bahwa putrinya tidak langsung diterjunkan ke medan perang.
"Awalnya saya juga takut, saya kira disuruh perang, namun ternyata tidak. Posisi yang diambil anak saya adalah di National Guard, dan bekerja di bagian office."
Keputusan Syifa juga didorong oleh keinginan melanjutkan studi dengan dukungan penuh dari pihak militer AS.
Baca juga: Ibunda Ungkap Status Kewarganegaraan Kezia Syifa, Gadis Berhijab Asal Indonesia Jadi Tentara di AS
Jejak Kontroversial: Satria Kumbara dan Muhammad Rio di Rusia
Berbeda dengan Syifa, dua sosok lainnya, Satria Kumbara dan Muhammad Rio, memilih jalur yang lebih kontroversial dengan bergabung ke militer Rusia setelah tersandung masalah di instansi asal mereka di Indonesia.
Satria Kumbara (Mantan Marinir TNI AL)
Satria diketahui adalah mantan Sersan Dua Marinir yang dipecat secara tidak hormat karena desersi sejak Juni 2022. Ia bahkan dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Militer secara in absentia.
"Kalau dia masih ada di Indonesia, kita hukum setahunnya... Tapi apabila sudah lewat, itu sudah kedaluwarsa, tidak. Kalau tidak salah 2033, kalau ada di Indonesia, kita masukkan kurungan setahun," jelas Komandan Korps Marinir, Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi.
Sumber: TribunTrends.com
| Kabar AKBP Basuki Terdakwa Kematian Dosen Untag, Dituntut 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban Kecewa |
|
|---|
| Pertalite Mulai Hilang di Sejumlah SPBU Jakarta, ESDM Ungkap Alasan Kini Hanya Jual BBM Mahal |
|
|---|
| Punya Kenalan Polisi, Anak Bos Kapal di Banyuwangi Tak Takut Dilaporkan Usai Cabuli Gadis 15 Tahun |
|
|---|
| Pengakuan Mantan Pekerja Ponpes Soal Kelakuan Kiai Ashari, Ritual Nyeleneh Akhirnya Tebongkar |
|
|---|
| Supir Truk Tangki yang Meninggal Kecelakaan Jalinsum Baru Kerja Usai Seminggu Libur, Pekerja Keras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/syifa-dan-Satria.jpg)