Berita Viral
Guru Honorer di Jeneponto Mendadak Dipecat Digantikan Ponakan Kepsek, Disdikbud: Saling Memaafkan
Viral kisah guru honorer yang mendadak dipecat dan kursinya digantikan ponakan kepala sekolah, hingga pihak Disdikbud turun tangan, kini damai.
Penulis: Sinta Darmastri
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Seorang guru honorer di SD Negeri 7 Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang harus menelan pil pahit setelah kehilangan posisinya secara mendadak
- Usut punya usut, penggantinya adalah keponakan dari kepala sekolah setempat yang baru saja menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu
- Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala Disdikbud Jeneponto ini bertujuan untuk mencari jalan tengah secara kekeluargaan
TRIBUNTRENDS.COM - Dunia pendidikan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendadak jadi sorotan publik.
Sebuah kisah pilu datang dari Ayu Sri Kurnia (25), seorang guru honorer di SD Negeri 7 Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang harus menelan pil pahit setelah kehilangan posisinya secara mendadak.
Segalanya bermula saat Ayu mendapati posisinya sebagai wali kelas 1 digantikan oleh sosok baru.
Usut punya usut, penggantinya adalah keponakan dari kepala sekolah setempat yang baru saja menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Ayu yang merasa tidak mendapat pemberitahuan resmi mencoba meminta penjelasan.
Namun, alih-alih mendapat jawaban yang menyejukkan, protes tersebut justru memicu ketegangan hebat.
Dalam video yang sempat viral di media sosial, Ayu terlihat diusir dan dinyatakan dipecat secara lisan di hadapan rekan sejawatnya.
“Saya cuma protes karena saya dipecat secara tiba tiba dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya dan saat saya protes saya malah diusir dan dipecat,” kata Ayu Sri Wahyuni, Kamis (15/1/2026), mengutip dari Kompas.com.
Baca juga: Sosok Rasnal, Eks Kepala SMAN 1 Luwu Utara Dipecat usai Bantu Guru Honorer, Ternyata Punya 2 Gelar
Dinas Pendidikan Bertindak: Mediasi di Rumah Kepsek
Gelombang simpati netizen yang terus mengalir akhirnya sampai ke telinga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jeneponto.
Tak butuh waktu lama, pihak dinas langsung turun tangan untuk mendinginkan suasana.
Pada Senin (12/1/2026), sebuah mediasi digelar di kediaman sang Kepala Sekolah, Hajrah.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala Disdikbud Jeneponto ini bertujuan untuk mencari jalan tengah secara kekeluargaan.
Basri, Plt Kepala Disdikbud Jeneponto, mengungkapkan bahwa insiden tersebut lebih disebabkan oleh luapan emosi sesaat.
“Kami sudah lakukan mediasi dan mereka saling memaafkan dan tidak ada pemecatan mungkin saat itu keduanya sedang tersulut emosi sehingga ada kata kata yang seharusnya tidak diucapkan karena emosi,” jelas Basri.
Baca juga: Niat Bantu Guru Honorer, Rasnal & Abdul Muis Malah Dipecat, Status ASN Hilang: Ini Soal Kemanusiaan
Benang Kusut Regulasi PPPK
Sumber: TribunTrends.com
| Giorgio Antonio Kerap Beraktivitas di Rumah Sarwendah, Praktisi Hukum: Ruben Harus Ambil Sikap |
|
|---|
| Eks Manajer Bantah Pansos Konflik Ruben Onsu, Singgung Perubahan Sifat Sarwendah 'Dulu Ga Kaya Gini' |
|
|---|
| Sosok Dua Pelaku Penculikan Lansia yang Lari Pagi di PIK, Eksekutor Ternyata Sudah Mau Menikah |
|
|---|
| Politikus Ferdinand Hutahaean Tuding Tiyo Ardianto 'NPD Sejati', Keceplosan Cara Pemerintah Melacak |
|
|---|
| Usai Mahasiswa Geruduk Diskusi Menteri di GIK, Ini Pernyataan Sema UGM, 'Di Mana Nilai Pancasila?' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/guru-honorer-ayu.jpg)