Breaking News:

Berita Karanganyar

2 Sapi Milik Warga Karanganyar Disembelih Secara Brutal oleh Anak Sendiri, Daging Batal Diolah

Dua sapi limousin milik warga Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar ditemukan mati disembelih oleh anak sendiri yang gangguan jiwa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
via Kompas.com
BERITA KARANGANYAR - Ilustrasi sapi limosin. Dua sapi limousin milik warga di Dusun Metro, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar ditemukan mati disembelih pada Rabu (27/5/2026) saat momen Iduladha. 

“Itu sebenarnya belum poel dan masih dipelihara,” ujarnya.

Kehilangan dua sapi limousin sekaligus tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, ternak tersebut juga menjadi aset penting yang selama ini dirawat dengan penuh perhatian.

Baca juga: Nasib Pria Karanganyar yang Curi 50 Kg Gula, Polisi Amankan Pelaku tapi Berakhir Tak Terduga

Warga Temukan Kandang Bersimbah Darah

Kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Saat keluarga dan warga mendatangi kandang, dua bangkai sapi sudah tergeletak dalam kondisi mengenaskan.

Suasana mendadak berubah mencekam. Warga yang sebelumnya sibuk dengan aktivitas Iduladha dibuat terpukul melihat kondisi kandang yang dipenuhi darah.

Namun di tengah kepedihan itu, keluarga memilih menahan diri. Mereka memahami kondisi Eko yang memiliki riwayat gangguan jiwa dan baru saja menjalani perawatan.

Karena alasan tersebut, keluarga memutuskan tidak membawa kasus ini ke ranah hukum ataupun melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Daging Tak Dikonsumsi, Sapi Dikubur

Setelah dimusyawarahkan keluarga, dua bangkai sapi tersebut akhirnya tidak dimanfaatkan untuk konsumsi. Dagingnya diputuskan untuk tidak dibagikan maupun diolah.

Keluarga memilih menguburkan kedua sapi itu sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk menghindari persoalan lain di kemudian hari.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga pemilik ternak, tetapi juga warga Dusun Metro yang mengenal kondisi Eko selama bertahun-tahun.

Di tengah suasana Iduladha yang identik dengan pengorbanan dan kebersamaan, kejadian tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dukungan keluarga bagi penyintas gangguan jiwa.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

Halaman 2/2
Tags:
Karanganyarsapidaging
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved