Breaking News:

Drama MBG

Daftar 16 Perusahaan EO yang Kelola Rp113 Miliar Dana BGN, Ada yang Dapat Rp18 Miliar Sekali Jalan

Kepala BGN menyatakan penggunaan jasa event organizer (EO) adalah kebutuhan strategis, terungkap 16 perusahaan EO yang kecipratan dana

Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
Sekretariat Presiden
POLEMIK PROGRAM MBG - Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan penggunaan jasa event organizer (EO) adalah kebutuhan strategis, terutama karena BGN masih dalam tahap awal pembentukan. 

Ia menilai proses rekrutmen dan pelatihan membutuhkan waktu yang tidak singkat, sementara program harus segera dijalankan.

"Sementara kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi bridging agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu," kata Dadan.

Dengan demikian, EO diposisikan sebagai solusi sementara untuk menjembatani keterbatasan yang ada.

Peran EO Lebih dari Sekadar Seremonial

BGN menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan EO tidak hanya terbatas pada acara seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi komunikasi publik dalam menyampaikan isu gizi nasional kepada masyarakat luas.

Peran EO mencakup pelaksanaan kampanye publik, sosialisasi nasional, hingga kegiatan teknis seperti bimbingan teknis (bimtek) bagi penjamah makanan.

"Oleh karena itu, kualitas penyelenggaraan menjadi krusial. EO berperan dalam memastikan pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas, sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal serta pengelolaan SDM yang terlatih di bidangnya," ungkapnya.

Selain pelaksanaan, EO juga memberikan kontribusi dalam tahap perencanaan, termasuk strategi komunikasi, pengelolaan audiens, hingga optimalisasi penggunaan anggaran.

Baca juga: Isi Garasi Kepala BGN Dadan Hindayana yang Viral Gegara Motor Listrik, Disidang DPR Minggu Depan!

Transparansi Jadi Penegasan

Menanggapi kekhawatiran publik, Dadan memastikan bahwa seluruh penggunaan anggaran dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas tetap dijaga dalam setiap proses.

"Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal," tuturnya.

Daftar Perusahaan EO Picu Perdebatan

Polemik ini mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial X yang memuat daftar 16 perusahaan EO dengan total nilai kontrak Rp 113.916.541.381 untuk 16 paket pekerjaan.

Beberapa perusahaan dengan nilai kontrak terbesar di antaranya:

  1. Maria Utara Jaya — Rp18.472.000.000
  2. Anugrah Duta Promosindo — Rp17.425.272.368
  3. Falah Eka Cahya — Rp16.590.000.000
  4. Raja Idea Kreatif — Rp15.577.519.527
  5. Pojok Celebes Mandiri — Rp15.416.365.703
  6. Anugrah Wizardhi Convex — Rp8.804.528.769
  7. Renjana Media Indonesia — Rp7.807.848.994
  8. Citra Solusi Konvensindo — Rp6.034.857.047
  9. Erawan Prakarsa Utama — Rp2.735.874.263
  10. Kredo Aum — Rp1.339.310.500
  11. Moksha Karsa Ganendra — Rp1.322.337.367
  12. Milli Kita Bersama — Rp872.682.687
  13. Greenlite Kreasi Abadi — Rp465.554.555
  14. Azka Jaya Pratama — Rp419.015.441
  15. Senawangi Citra Imaji — Rp391.376.160
  16. Gloria Abdi Cendana — Rp242.000.000

Besarnya angka tersebut menjadi sorotan publik, terutama di tengah tuntutan efisiensi dan prioritas belanja pemerintah yang lebih tepat sasaran.

Penjelasan dari Badan Gizi Nasional menunjukkan bahwa penggunaan EO dilandasi kebutuhan operasional di fase awal pembentukan lembaga.

Namun di sisi lain, besarnya anggaran tetap memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas dan efektivitas penggunaan dana.

Ke depan, tantangan utama bagi BGN adalah menjaga keseimbangan antara percepatan pelaksanaan program dan transparansi pengelolaan anggaran, agar kepercayaan publik tetap terjaga di tengah sorotan yang terus meningkat.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan, sebagian artikel diolah dari Kompas)

Halaman 2/2
Tags:
event organizerBGNMBG
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved