Bukan Sekadar Boneka: Barbie Autistik Pertama Resmi Diluncurkan Mattel, Dilengkapi Aksesori Penting
Representasi Barbie autistik didesain sedikit menoleh ke samping, kebiasaan sebagian individu autistik menghindari kontak mata secara langsung.
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Ia mengaku diagnosis autistiknya terlambat karena tidak pernah melihat representasi yang terasa dekat dengan dirinya.
“Aku dan orang-orang di sekitarku tidak pernah mempertimbangkan bahwa aku mungkin autistik, karena kami tidak pernah melihat orang yang mirip denganku, bersikap seperti aku, atau memiliki kesamaan denganku yang diberi label tersebut,” paparnya.
Menurutnya, Barbie autistik mengirim pesan penting bagi anak-anak, khususnya anak perempuan: “Dia menunjukkan bahwa menjadi autistik itu tidak apa-apa, menjadi berbeda itu tidak apa-apa, dan perbedaan itu bisa dikenakan dengan bangga.”
Lewat boneka ini, Barbie tak lagi hanya soal gaya dan imajinasi, tetapi juga tentang penerimaan, empati, dan keberagaman pengalaman hidup anak-anak di dunia nyata.
***
(TribunTrends.com)
Sumber: TribunTrends.com
| Deretan Sepatu Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Beli Pakai Uang Hasil Memeras, Harga Rp20 Jutaan |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026 di Solo, Dari Safari Satwa hingga Romansa Kuliner Malam yang Harus Dikunjungi |
|
|---|
| Sate Buntel Solo, Menelusuri Jejak Kuliner Ikonik untuk Mudik Lebaran 2026 yang Wajib Dikunjungi |
|
|---|
| Filosofi Janur dan Maaf dalam Tradisi Lebaran Ketupat, Warisan Wali Songo yang Tak Lekang Zaman |
|
|---|
| Berburu Buah Tangan di Kota Bengawan, 5 Oleh-oleh Khas Solo yang Wajib Masuk Daftar Belanja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Representasi-Barbie-autistik-didesain-sedikit-menoleh-ke-samping.jpg)