Terawang Zodiak

7 Sisi Gelap Zodiak Sagitarius dalam Percintaan, Egois & Sulit Berkomitmen, Perbanyak Stok Sabar!

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SISI GELAP SAGITARIUS - Inilah 7 sisi gelap zodiak Sagitarius dalam hal hubungan asmara. Keras kepala, egois hingga sulit berkomitmen.

TRIBUNTRENDS.COM - Setiap individu memiliki dua sisi dalam kepribadiannya yakni positif dan negatif. Tak terkecuali Sagitarius, zodiak berelemen api yang dikenal karena semangat petualangannya.

Selain punya jiwa petualang, Sagitarius juga memiliki optimisme yang menular dan ketertarikan mendalam pada diskusi intelektual.

Mereka yang lahir di bawah naungan Sagitarius tampak seperti pasangan ideal—terbuka, energik, dan selalu membawa warna dalam hubungan.

Namun di balik itu semua, tersembunyi sisi gelap yang tak jarang menjadi batu sandungan dalam hal percintaan. Dalam hal asmara, Sagitarius bisa jadi sosok yang keras kepala, egois, dan sulit berkomitmen.

Artikel ini akan mengungkap sisi-sisi gelap dari Sagitarius dalam hubungan asmara. Simak ulasan lengkapnya!

Baca juga: 5 Sisi Gelap Cowok Berzodiak Leo dalam Percintaan, Benarkah Red Flag? Para Cewek Wajib Waspada

1.Tidak sabar

SISI GELAP SAGITARIUS - Ilustrasi zodiak Sagitarius. (Freepik)

Sagitaraius sangat menikmati momen-momen seru dan spontan bersama pasangan, tetapi sering kali merasa gelisah jika hubungan mulai terasa monoton.

Keinginan Sagitarius untuk terus bergerak dan mencari pengalaman baru bisa membuat mereka tampak tidak sabar dan sulit untuk benar-benar hadir menikmati momen bersama pasangan.

2. Keras kepala

Dalam hubungan asmara, Sagitarius dikenal sebagai pasangan yang gigih dalam mengejar apa yang mereka anggap penting, termasuk ketika memperjuangkan orang yang mereka cintai.

Namun, dorongan mereka untuk menjalani hubungan dengan cara mereka sendiri—cepat, efisien, dan ideal menurut versi mereka—sering kali membuat mereka tampak keras kepala dan sulit diajak kompromi. 

3. Terlalu menghakimi

Sagitarius tak jarang cepat dalam mengambil kesimpulan tentang pasangannya, bahkan di tahap awal hubungan. Mereka cenderung mengandalkan insting dan kesan pertama untuk menilai karakter seseorang.

Namun, penilaian yang terburu-buru ini bisa menimbulkan masalah, terutama jika ternyata persepsi awal mereka keliru. anpa disadari, mereka bisa menyimpan kekecewaan atau rasa curiga yang sebenarnya belum berdasar.

4. Narsistik

Halaman
12