Oleh sebab itu, untuk mengurangi pahala yang sangat mahal itu, setan akan memutarnya dengan menyematkan di nama.
"Karena mahal setannya pinter, mahal jangan sampai masuk surga.
Sehingga kalau orang naik haji zaman dulu dibilang kaya.
Maka dari itu kata setan, kalau begitu pahalanya biar ilang tempelin saja namanya.
Kemana-mana haji, sehingga kalau punya undangan kalau tidak ditulis H nya ngedumel.
Itu ada hubungannya dengan niat, kalau ada orang dipanggil haji bukan sesuatu yang salah." jelas Buya Yahya.
Baca juga: Kisah Wanita Ditegur Langsung Allah Gegara Marah ke Suami saat Haji, Ucapan Dalam Hati Terwujud
Hal ini seperti halnya orang yang belum haji dilarang pakai kopiah putih.
Padahal kopyah putih adalah sunah Nabi, semua orang boleh menggunakan baju seperti Nabi Muhammad SAW.
Bukan hanya untuk orang yang sudah naik haji saja.
(TribunTrends.com/MNL)