Keluarga Cendana

Kisah Masa Kecil Soeharto, Diasingkan Orangtua, Dulu Isunya Anak Bangsawan Dititip ke Orang Biasa

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masa kecil Soeharto masih jadi misteri, dulu rumornya anak Ningrat yang dititipkan ke orang biasa.

Sebuah pengalaman yang sangat mempengaruhi Soeharto yang kemudian membuatnya menjadi presiden.

Tidak adanya dokumentasi resmi dan aspek-aspek tertentu dari kehidupan awal Soeharto yang tidak sesuai dengan kehidupan seorang petani Jawa.

Seperti misalnya, Soeharto menerima pendidikan sejak usia dini, telah menimbulkan beberapa rumor bahwa Soeharto adalah anak haram dari seorang kaya.

Rumor yang termasuk anak bangsawan Yogyakarta atau saudagar Tionghoa Indonesia yang kaya.

Menurut penulis biografi Soeharto, Robert E. Elson, percaya bahwa rumor semacam itu tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan, mengingat banyak informasi yang diberikan Suharto tentang asal usulnya diwarnai dengan makna politik. 

Baca juga: Pabrik Uang Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Diomeli Anak Soeharto Kalau Tak Habiskan Rp 10 Juta/hari

Seperti dicatat oleh Elson (2001) dan yang lainnya, pola asuh Soeharto berbeda dengan tokoh Nasionalis terkemuka di Indonesia seperti Soekarno.

Karena ia diyakini tidak begitu tertarik pada anti-kolonialisme, atau permasalahan politik di luar lingkungan terdekatnya.

Berbeda dengan Soekarno, ia juga buta huruf dalam bahasa Belanda atau bahasa-bahasa Eropa lainnya.

Namun, dia akan belajar bahasa Belanda setelah dilantik menjadi militer Belanda pada tahun 1940.

Soeharto Kecil Kesal Dipanggil 'Den Bagus'

Berbicara tentang Soeharto adalah berbicara tentang pradoks. Bagaimana tidak, dibanding tokoh-tokoh pergerakan lainnya, Pemuda Kemusuk, Bantul, itu tidak ada apa-apanya.

Dia tidak berdarah biru, juga bukan lulusan sekolah elite lebih-lebih luar negeri.

Soeharto, bagaimanapun juga, adalah sosok yang unik.

Mengutip Kompas.ID, "Dia sendiri sering menyebut dirinya sebagai anak petani. Anak Desa Kemusuk yang memantik mimpi jutaan anak Indonesia pada masanya untuk meraih masa depan yang lebih cerah, apa pun latar belakangnya."

Soeharto lahir pada 1921 dalam kondisi miskin di tengah penjajahan Belanda lalu dilanjutkan Jepang dan perang kemerdekaan.

Halaman
1234
Tags: