Berita Kriminal

TETANGGA Bongkar Tabiat Ibu 4 Anak Tewas di Jagakarsa, Tak Pernah Temani Main, Suami Malah Telaten

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Devnisa Putri, ibu yang 4 anaknya tewas dibunuh sang suami

Bahkan dalam akun TikTok-nya, Devnisa tak pernah membagikan momen bersama suami serta keempat anaknya.

Namun dalam sebuah unggahan, Devnisa pernah bercerita soal sosok pria yang ia banggakan.

Bukan sang suami, sosok pria yang sangat disayangi Devnisa adalah ayahnya sendiri.

Baca juga: Di-KDRT Hingga 4 Anaknya Tewas Membusuk, Devnisa Ternyata Cuma Nikahi Siri Panca, Ngaku Tak Punya KK

Dalam sebuah unggahan di tanggal 21 November 2023 lalu, Devnisa mengurai cerita soal pengorbanan sang ayah guna mengantarkannya dalam kesuksesan.

Ayah Devnisa adalah sosok yang rela mengantarkan sang putri untuk ikut interview kerja.

Tiap kali mengingat momen bersama sang ayah, Devnisa mengaku selalu ingin menangis.

Berikut adalah cerita Devnisa soal sosok sang ayah:

"Kalo inget cerita ini pasti selalu nangis, tapi sekarang kepikiran untuk share ini supaya aku bisa ingat terus kebaikan Allah dan ngebuktiin Allah memang selalu mendengar sekecil apapun doa kita.

Ini kejadiannya udah lama banget, waktu itu posisi aku lagi nganggur dan benar-benar butuh untuk kebutuhanku.

Sampai lah aku dapat undangan interview di 2 tempat di hari yang sama dengan posisi yang aku incar selama ini.

Setelah penantian panjang, aku pun memutuskan menghadiri keduanya karena jamnya untungnya yang satu pagi yang satunya siang.

Karena posisi jaraknya kedua ini lumayan jauh dan aku ga bisa naik motor, papaku yang selalu supportive sama aku bilang untuk dianter beliau aja.

Tega bunuh 4 anaknya, Panca Darmansyah sempat posting kerja sambil momong (Kolase Facebook/Instagram)

Beliau ini memang selalu mendampingin di setiap fase penting di hidupku termasuk interview dari awal aku kerja

Aku pun berangkat interview hari itu naik motor diantar papa tersayangku.

Aku ingat banget bulan itu udah masuk curah hujan tinggi dan langit pun gelap banget, sebelum berangkat aku ga berhenti berdoa dalam hati untuk Allah memberiku kelancaran dan melindungi aku dari hujan karena aku interview harus tetap rapi dan ini dua tempat juga.

Halaman
1234