Berita Kriminal

Sadisnya Panca Bunuh 4 Anaknya, Bekap Mulut Bergantian, Dilakukan saat Buah Hati Sadar: Pakai Tangan

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terkuak cara Panca Darmansyah habisi nyawa keempat anaknya, bekap mulut bergantian hingga tak lagi keluargkan suara.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Instalasi Forensi RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono.

"Sudah lebih dari dua hari (meninggal sebelum ditemukan). Kondisinya (jenazah) kalau lihat foto TKP masih utuh," kata Arif.

Mengutip TribunJakarta.com, pihaknya masih belum menemukan penyebab kematian dair empat anak tersebut.

"Kita lakukan pemeriksaan seperti biasa lalu kita laporkan (hasil pemeriksaan ke penyidik)," ujarnya.

Ditanya soal adanya tindak kekerasan pada korban, pihaknya masih belum mengetahui.

"Kita mencari sebab kematian, mencari ada luka-luka atau enggak. Kan sudah membusuk, itu kekerasan atau bukan kita enggak tahu," tuturnya.

Baca juga: Makna Tulisan Berdarah Puas Bunda Tx for All dari Ayah Bunuh 4 Anak, Pelampiasan Dendam ke Istri

Terkuak dalih seorang ayah bernama Panca Darmansyah (40) di Jagakarsa, Jakarta Selatan saat tetangga kontrakan menanyakan keberadaan empat anaknya. (Kolase Foto TribunJakarta)

Ada Tulisan Diduga Pakai Darah

Sebuah tulisan misterius ditemukan di rumah empat anak yang ditemukan tewas di dalam kamar yang terkunci di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki soal tulisan tersebut.

"Betul (ada pesan khusus), harus kami cocokan juga tulisan siapa," kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (6/12/2023).

Tulisan berwarna merah yang diduga darah itu berada di lantai rumah tersebut. Adapun tulisan itu berbuyi 'Puas bunda, tx for all'.

"Kami temukan ada tulisan berwarna merah di lantai masih didalami ditulis siapa warna merah apa. Harus pasti tidak boleh berandai andai. Ini yang menulis siapa warna merah ini apa harus kami pastikan, akan kami lakukan uji laboratoris," jelasnya.

(Tribunnews)

 

Diolah dari artikel di Tribunnews.com