"Kasus ini masih kami selidiki," kata Rohman, Jumat, dikutip dari TribunJatim.
Abdul Rohman menjelaskan, para pelaku datang ke kasir menaiki mobil.
Mereka memarkir kendaraan itu jauh dari lokasi minimarket.
Karenanya, plat nomor kendaraan tersebut tak teridentifikasi.
"Jadi pencurian ini memang modusnya pelaku dikecoh.
Mereka pakai semacam trik untuk mengelabui korban," tambah dia.
Kasus Lain: IRT Tipu Caleg Rp 200 Juta, Modus Beri Pinjaman Dana Kampanye Tanpa Jaminan
Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NZ (52) di Tambora harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan penipuan terhadap seorang calon legislatif (caleg) berinisial B.
NZ menipu korbannya dengan modus memberikan pinjaman dana kampanye hingga Rp 200 juta.
Bahkan, ia pun mengiming-imingi pinjaman tanpa jaminan.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama mengatakan, NZ merupakan warga asal Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur yang ditangkap pada Minggu (5/11/2023) lalu.
Baca juga: Sosok Nirwan Afandy, Caleg Golkar Lamar Kekasih dengan Uang Panai Rp 2 M, Profesinya Mentereng
“Pelaku NZ menipu caleg DPR RI atas nama B sebesar Rp 200 juta.
Namun, korban B belum membuat laporan polisi,” ungkap Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2023), dikutip dari Kompas.com.
Ternyata, B bukan korban NZ satu-satunya.
IRT berusia 52 tahun itu juga menipu caleg DPRD DKI Jakarta berinisial M (58).