TRIBUNTRENDS.COM - Sebelum tewas dibunuh suaminya, Fitriani ternyata terang-terangan memilih mendua.
Kepada polisi, Suprio Handono, suami Fitriani mengaku tega menghabisis nyawa istrinya lantaran tega berselingkuh darinya.
Saking kesalnya, Suprio Handono ternyata sempat mengantar Fitriani untuk diserahkan pada selingkuhannya itu.
Namun baru seminggu bersama selingkuhannya, Fitriani kembali ke rumahnya.
Baca juga: LICIKNYA Suprio, 2 Tahun Cor Jasad Istri Tak Ketahuan, Buat Skenario Kamar Dikeramatkan: Ada Keris
Siapa sangka, Fitriani bak setor nyawa.
Ia malah dibunuh dan jasadnya dicor oleh sang suami di kamar.
Kini fokus penyelidikan polisi berpindah ke motif asmara pada peristiwa pembunuhan.
Polisi berencana memeriksa kembali pria yang diduga menjadi selingkuhan Fitriani untuk mendalami adanya motif asmara dalam peristiwa pembunuhan itu.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo PS mengatakan motif asmara menjadi dugaan awal pemicu peristiwa pembunuhan yang dilakukan Handono terhadap istrinya, Fitriani.
Maka, polisi berencana memeriksa kembali pria yang diduga menjadi selingkuhan korban untuk memperdalam adanya motif asmara dalam peristiwa pembunuhan itu.
Baca juga: TAK Menyesal Cor Istri, Suprio Ternyata Sakit Hati, Istri Pilih Selingkuhan, Seminggu Hidup Bareng
"Teman laki-laki (korban) sudah dimintai keterangan, kami berencana melakukan pemeriksaan tambahan untuk memperdalam adanya dugaan motif asmara dalam kasus itu," kata Danang, Jumat (24/11/2023) dikutip dari Surya.co.id.
Tak hanya itu, kata Danang, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi lagi dalam kasus pembunuhan itu.
"Kami juga koordinasi intens dengan Tim Labfor terkait kasus ini.
Pembuktian kasus ini menggunakan metode scientific crime investigation," ujarnya.
Sebagai informasi, Handono menghabisi nyawa istrinya secara keji lalu mengubur jasadnya di salah satu kamar rumah warisan orang tuanya di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Oktober 2021.