Waktu itu masih belum terkonfirmasi.
Ramai-ramainya kemarin, sudah dapat informasi kalau ditahan," jelas David.
Baca juga: SOSOK SS, Kakek Tega Cabuli Cucu Sendiri di Jaksel, Ternyata Tenaga Pengajar, Status Masih Terlapor
Informasi yang David ketahui, PJ bekerja di percetakan.
Kemudian Pj dan istrinya mengajar agama pada sore harinya di kawasan itu.
Awalnya aktivitas itu dilakukan di rumah PJ, tapi pindah ke RT 1 setelah muridnya bertambah banyak.
"Pak P setahu saya pagi itu kerja percetakan, kalau sore ngajar TPQ.
Kalau korban tidak tahu ya ada berapa, tapi siswanya belasan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua RT 1, Towaf menyebutkan rumahnya dijadikan tempat PPA Polrestabes Semarang untuk mengumpulkan korban dan meminta keterangan dari mereka.
Diolah dari artikel TribunJabar