Berikut puisi Retno Marsudi untuk Palestina:
Hatiku miris, karena bocah itu menangis.
Dia terluka, dia tidak bisa berkata.
Dia tidak tahu di mana bapak ibunya.
Setiap 10 menit, satu anak wafat di Gaza.
Ribuan orangtua kehilangan anaknya.
Tak terbilang, berapa ribu anak kehilangan orangtuanya.
Setiap tangan tertulis nama, mereka tidak ingin mati tanpa penanda, rumah mereka hanya langit.
Kasu mereka hanya bumi.
Kapan kekejaman ini akan berhenti.
Kapan keadilan ini akan menghampiri.
Aku dan Indonesiaku, pantang mundur akam terus membantumu.
Aku dan Indonesiaku, akan terus bersamamu.
Sampai penjajah itu enyah dari rumahmu.
Palestina, kau adalah saudaraku dan aku Indonesiaku akan selalu bersamamu.
(Wartakotalive)
Diolah dari artikel di WartaKotalive.com