TRIBUNTRENDS.COM - Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu digelar Kamis (2/11/2023).
Pihak Penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar tak hanya menggelar pra rekonstruksi di TKP tapi juga digelar di lokasi penjual Pecel Lele depan Masjid Besar Jalancagak.
Dalam pra rekonstruksi ini menyedot perhatian masyarakat luas.
Banyak masyarakat datang untuk melihat pra rekonstruksi ini.
Baca juga: Kok Bisa Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang? Ketua Sekaligus Bendahara, Dilindungi Ayah
Dalam kesempatan itu, tersangka Muhamad Ramdhanu dihadirkan langsung di TKP, sementara tersangka lainnya diganti oleh peran pengganti.
Rencananya dalam pra rekonstruksi ini, polisi dari tim Inafis Polda Jabar akan memperagakan 80 adegan sesuai dengan apa yang telah diungkapkan oleh Danu selama ini.
Hadir dalam pra rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak ini di antaranya pihak LPSK, Kejaksaan dan Pengacara Danu.
Pra rekonstruksi kasus Pembunuhan Ibu dan anak hingga berita ini ditulis, Tim Inafis baru memperagakan 25 adegan.
Selain itu, warga juga terus membludak memadati kawasan TKP untuk menyaksilan pra rekonstruksi.
Hingga jalan dari pertigaan Jalancagak menuju TKP terpaksa ditutup oleh petugas.
Pengguna jalan yang akan menuju Purwakarta terpaksa harus melintasi jalan Desa Bunihayu Kecamatan Jalancagak selanjutnya keluar di depan SMAN 1 Jalancagak.
Salah satu warga yang menyaksikan pra rekonstruksi adalah Eti Wisata.
Dia rela jauh-jauh datang dari Purwakarta ke Subang demi bisa menyaksikan pra rekonstruksi kasus Subang.
Eti Wisata berangkat dari Purwakarta setelah Subuh.
Ia ke Subang menggunakan kendaraan umum. Sebanyak empat kali ia harus turun naik mobil demi bisa sampai ke Subang.