Pasalnya terlihat dalam video, pelaku menyeret, menendang, hingga memukuli korban sampai tak berdaya.
Terungkap motif pelaku menganiaya korban, karena pengakuan korban kepada sekolah lain adalah kelompok dari geng pelaku.
Kakak korban diketahui juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi bahwa adiknya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan teman sekolah.
Bermula kakak korban curiga karena saat pulang ke rumah, kondisi adiknya penuh luka lebam.
Baca juga: Kesal Jadi Alasan Siswa SMP Bully Teman di Cilacap, Pelaku Tak Terima Dengar Pengakuan Korban
Pelaku Diteriaki Warga
Dalam penangkapan yang juga direkam tersebut, tampak MK digiring keluar dari rumah sambil mengenakan kopiah dan masker hitam.
Di depan rumahnya, sudah menunggu massa yang langsung menyorakinya begitu si pelaku bullying ini dimasukkan ke mobil polisi.
"Malu-maluin Cimanggu saja! Sok jagoan!" teriak warga yang sudah berkumpul di depan rumah pelaku.
Wakapolresta Cilacap, AKBP Arif Fajar Satria mengatakan, pihaknya mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan MK.
"Untuk pengamanan (saat penjemputan pelaku) kurang lebih ada 120 personel dari distrik Cimanggu dan Polresta Cilacap," kata Arif.
Dia menjelaskan, pengerahan ratusan anggota tersebut untuk menghalau massa yang sudah memadati rumah MK.
Disebutkan bahwa polisi menggiring pelaku dengan prosedur aturan hukum terkait anak di bawah umur.*)
Diolah dari artikel Kompas.com