Berita Kriminal

Disebut Hentikan Laporan KDRT Mega Sebelum Dibunuh Nando, Polisi Klarifikasi: Dia Enggak Datang

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi klarifikasi soal hentikan laporan KDRT Mega sebelum dibunuh Nando, membantah, ini alasannya.

Gogo menuturkan, pihaknya lalu mendapat pesan dari Mega yang mengatakan kalau dia tidak bisa datang karena sudah kembali dengan suaminya.

Adapun jasad Mega ditemukan pada Sabtu (9/9/2023) oleh ibu kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Gogo Galesung, Polisi membantah adanya dugaan menghentikan laporan kasus KDRT Mega Suryani Dewi sebelum dibunuh suaminya.

Sesal Keluarga Mega

Deden, kakak Mega mengungkap penyesalanya soal nando yang bebas dari jerat hukum hingga akhirnya membuat nyawa sang adik melayang.

Pasalnya, Mega Suryani memang sering mendapat perlakuakn kasar dari Nando.

Adapun alasan polisi, lantaran laporan KDRT tersebut disangkal oleh pelaku.

Hingga akhirnya laporan tersebut disetop oleh polisi.

"Cuma dari pihak pelaku menyangkal dan (polisi) memutuskan buat disetop," ujar Deden kakak dari Mega, dilansir dari Tribunjakarta.com Senin (11/9/2023

Padahal, kata Deden Mega sudah melakukan visum.

Bukti-bukti tersebut dikumpulkan korban diam-diam selama tiga tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, kata Deden, polisi kemudian mengonfirmasi laporan tersebut kepada pasutri tersebut, apakah ingin diteruskan atau menempuh jalur damai.

Menurut Deden, ketika itu, hanya Nando lah yang menginginkan kasus tersebut dihentikan.

Kala itu, Nando menyatakan bahwa ia dan korban sudah kembali tinggal satu rumah.

Deden pun menyesalkan kenapa polisi tidak menangkap Nando saat itu.

Ia heran mengapa polisi memutuskan untuk menyetop kasus laporan KDRT itu hanya berdasarkan pengakuan sepihak dari pelaku.

Halaman
1234