TRIBUNTRENDS.COM - Sosok Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur yang dimutasi menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Hal tersebut menuai kontroversi terutama di media sosial.
Netter menduga mutasi disebabkan konten Ade Bhakti yang dinilai menyindir program Nasi Goreng Mbak Ita.
Mutasi Camat Gajah Mungkur, Kota Semarang Ade Bhakti menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar Kota Semarang menjadi perdebatan di media sosial (medsos).
Banyak netizen yang berpendapat jika mutasi tersebut disebabkan karena konten Ade Bhakti di media sosial miliknya yang membahas soal nasi goreng.
Hal itu dinilai menyindir program "Nasi Goreng Mbak Ita".
Baca juga: Dipecat! Nasib 3 Polisi Nakal di Magelang, Sempat Dikirim ke Pondok Pesantren, Tak Kunjung Tobat
Namun, bagaimana rekam jejak Ade Bhakti selama menjabat sebagai Camat Gajahmungkur?
Ade Bhakti menjelaskan, selama menjabat sebagai Camat Gajahmungkur, dia memiliki prestasi yang membanggakan untuk Kota Semarang.
Salah satunya peringkat pertama evaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Evaluasi kinerja OPD dilakukan setiap triwulan atau tiga bulan sekali yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
"Alhamdulillah, saya di bulan Juni, nilainya bagus. Triwulan pertama 2023 ini, kemudian triwulan kedua dari 51 OPD, kita peringkat lima.
Tapi kalau dibandingkan dengan 16 kecamatan lain, kami di peringkat pertama," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (2/8/2023).
Selain prestasi mendapatkan peringkat pertama hasil evaluasi KemenpanRB, Ade Bhakti juga dianggap berhasil dalam penanganan stunting di wilayah Gajahmungkur.
"Kalau bicara masalah stunting jumlahnya, kami pun juga nggak banyak-banyak amat.
Kami peringkat ketiga atau keempat, paling sedikit," paparnya.
Baca juga: Viral Chat Mesra ASN Wanita Sudah Bersuami dengan Camat di Pati Dibongkar Anak Sendiri, Ini Isinya